Beri Bantuan Rp 2 Triliun Dari Akidi Tio Untuk Mengatasi Pandemi, Rupanya, Uangnya Tak Ada di Rekening


via: nasiona.tempo.co

Palingseru.com – Masih ingat dengan aksi mulia yang dilakukan keluarga mendiang Akidi Tio, memberikan bantuan Rp 2 triliun kepada Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Eko Indra Heri, untuk mengatasi pandemi Corona di Sumatera Selatan?

Kabar terkininya, bantuan yang diberikan dan diserahkan melalui salah satu anak mendiang Akidi Tio, Heryanty ini adalah hoaks. Uang bernilai fantastis itu tak kunjung cair hingga waktu yang dijanjikan.

Usut punya usut, bantuan yang diberikan itu tidak ada di rekening.

“Bahwa saldo yang ada di rekening tersebut, saldonya tidak cukup,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi, dilansir news.detik.com.

“Itu hasil dari koordinasi dengan pihak bank,” lanjutnya.

Kombes Supriadi menambahkan, bilyet giro yang diserahkan dan foto yang beredar itu memang dari Heryanty. Hanya saja, tak ada saldo seperti jumlah yang dituliskan dalam bilyet giro tersebut.

“Betu, bilyet gironya betul. Karena itu yang tadi kita lakukan kliring di Bank Mandiri tapi ternyata disampaikan bahwa saldo tidak cukup,” terangnya.

Akibat ‘penipuan’ ini, Heryanty kini harus berurusan dengan hukum. Dia resmi menjadi tersangka dalam polemik sumbangan Covid-19 dari keluarga mendiang ayahnya, Akidi Tio, yang merupakan pengusaha sukses yang bergerak di bidang pembangunan dan kontraktor asal Langsa, Aceh Timur.


Like it? Share with your friends!