Heboh Pemakaman Seorang Ulama di Lombok, Kain Kafan Mendadak Kempes


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Kain kafan kempes, tidak adanya jasad karena dicuri mungkin suatu kejadian yang dapat dipercaya dan diterima oleh logika. Tapi bagaimana dengan kasus berikut, dimana menghilangnya jasad di tengah penguburan?

Ya, inilah kejadian yang tengah viral dan menghebohkan warga Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur.

Pada saat penguburan berlangsung, dan masih berada empat orang di liang lahat, di saat itu juga jasad yang terbungkus di dalam kain kafan mendadak menghilang.

Sosok almarhum sendiri bukanlah orang sembarangan. Melansir TribunnewsBogor.com, almarhum adalah TGH Lalu Al Bayani Akbar, satu diantara Mursyid Toriqoh Naqsabandiyah di Pulau Lombok, yang memiliki banyak murid dan pengikut dari berbagai daerah.

Walau seorang ulama besar dan terkemuka, semasa hidup almarhum tidak meninggikan diri. Ia merupakan orang yang bersahaja, dan bahkan enggan dipanggil tuan guru oleh para murid dan pengikutnya.

Tidak hanya itu, almarhum TGH Lalu Al Bayani Akbar juga tidak pernah membeda-bedakan orang, baik itu dari agama, suku, maupun ras.

Karena inilah, menghilangnya jasad beliau dipercayai sebagai suatu tanda kekuasaan Allah.

“Ada kematian yang seperti ini dibagi menjadi tiga golongan. Ada kematian yang hancur lebur. Ada kematian yang semakin cantik, panjang rambutnya. Ada kematian yang sirna, hilang. Ini bukan hanya cerita, ini suatu ajaran dari tarekat kami,” ungkap murid almarhum, Ustaz Munazar.

Diakui Ustaz Munazar, ini kali pertama baginya menyaksikan peristiwa tersebut secara langsung, setelah lama hanya mendengar ceritanya.

“Ini adalah kejadian yang sering kita dengar akan tetapi kejadian yang aneh ini baru kali ini kita langsung menyaksikan,” ucapnya.

Sementara murid lain, Untung juga mengungkapkan fenomena aneh lain saat ikut terjun menggotong jasad sang ulama ke dalam liang lahat.

“Saya rasakan dan saya alami secara langsung di dalam liang lahat. Kan saya juga sempat enggak sadar pada saat itu, kurang lebih satu menit saya tidak sadar, saya sempat diberikan oleh Allah ndak melihat jasad beliau,” kata Untung.

Walau jasad almarhum menghilang, prosesi pemakaman tetap dilanjutkan. Sementara anak almarhum menerangkan, sempat ada sinar terang yang muncul dari dalam kubur ayahanda tercinta.


Like it? Share with your friends!