Bayi Sedang Kritis di Dalam Mobil Ambulan Yang Sempat Dihalangi Pemotor Berseragam ‘Instansi’ Ini Akhirnya Meninggal


via: news.detik.com

Palingseru.com – Sebagai kendaraan yang di’prioritas’kan, maka para pengendara umum lainnya sebijaknya segera memberikan jalan kepada ambulans. Jika ambulans berjalan dengan kecepatan laju, hal ini pun dapat dimaklumi sebab ada nyawa yang sedang dipertangguhkan.

Dan sekali lagi, kita yang warga awam lah yang harus mengalah, segera meminggirkan kendaraan demi kelancaran jalan ambulans.

Tapi nyatanya tak semudah itu. Masih banyak pengendara egois yang enggan mengalah, bahkan melakukan hal nekat seperti memarahi supir ambulans hingga menghalangi jalannya, seperti kejadian yang terekam dan viral di media sosial baru-baru ini.

Seorang pengguna sepeda motor tampak menghalangi ambulans. Yang turut disayangkan, sosok pemotor itu menggunakan seragam ‘instansi’.

Sementara ambulans sendiri dikendarai Gholib Nur Ilham, membawa pasien bayi yang lahir prematur. Bayi tersebut dirujuk ke rumah sakit yang memiliki ruangan ICU karena puskesmas tempat melahirkan tidak memiliki peralatan memadai.

“Selama 4 jam berjuang mencari rumah sakit, alhamdulilah dapat rumah sakit di daerah Jaktim (Jakarta Timur) yang ruang ICU kosong,” kata Gholib.

Selama perjalanan menuju rumah sakit, sang bayi dimasukkan ke dalam ruang inkubator di dalam mobil ambulans. Dan perjalanan pun berjalan lancar, sebelum akhirnya Gholib menyenggol pemotor berseragam ‘instansi’ di daerah Jatinegara, Jakarta Timur.

“Mungkin dia agak oleng. Jadi pas kejadian itu emosi dan ngejar ambulan kita. Di saat setelah lewati flyover Cawang, ternyata ambulans kita terjebak macet. Setelah itu dia ambil kiri. Setelah mobil boks ambil kiri, ternyata saya nggak ngeh pemotor itu ngejar kita di samping, berada di samping ambulans kita dan langsung gebrak kaca kita. Spontanitas kaget cuma masih bisa kontrol emosi karena saya mikir pasien saya,” Gholib menjelaskan kronologi kejadian, dilansir dari news.detik.com.

Pemotor itu kemudian berlalu, begitu pun dengan Gholib yang terus melajukan kendaraan ambulans. Hingga akhirnya, pasien bayi tiba di rumah sakit dan langsung mendapat penanganan.

Tapi keesokan harinya, Jumat (13/8/2021), Gholib mendapat kabar duka atas meninggalnya sang bayi.

“Kondisi pasien saat ini dapat info dari bidan kita pasiennya meninggal dunia,” imbuhnya.


Like it? Share with your friends!