Kepala Retak Usai Ditabrak Motor Dek Salsa Bocah 5 Tahun ini Sempat Berjuang Untuk Hidup


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Nasib pilu ini dialami oleh Siti Salsabila, bocah berusia lima tahun yang tinggal di sebuah rumah sederhana di Desa Karikil, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Salsa, panggilan akrabnya, saat ini memang sudah berhasil berjuang dari kondisi parah sebelumnya. Nafsu makannya pun juga sudah membaik.

Namun malang, rasa sakit yang turut dirasakannya belum mereda. Sesekali gadis kecil ini mengeluh sakit, terutama pada bagian kepalanya, yang sudah mendapat tindakan pembedahan dari tim medis Rumah Sakit Hermina.

via: tribunnews.com

Langkah itu mau tak mau diambil keluarga setelah dokter mengatakan Salsa mengalami retak di tempurung kepala bagian kiri, yang tak lain dampak dari kecelakaan yang dialaminya pada Minggu (15/8/2021) lalu.

Seperti dilansir TribunJakarta.com, pada hari itu sekitar pukul 13.00 WIB, Salsa berbonceng tiga naik motor bersama kakaknya Nadia, dan ibunya Wati. Tujuan mereka saat itu ke rumah neneknya. Dan di perjalanan, kakaknya Nadia berusaha menyalip mobil di depannya.

Tapi di saat bersamaan, sebuah motor melaju kencang di hadapannya dan seketika tabrakan pun terjadi.

Nadia dan ibunya Wati tidak mendapat luka parah, hanya luka di tangan dan kaki. Namun tidak halnya dengan Salsa, yang terpental sekitar tiga meter.

via: tribunnews.com

“Matanya (Salsa) sudah ke atas saja. Saya panik,” ujar Wati mengenang kejadian pilu tersebut.

Salsa kemudian dibawa ke tukang urut di daerah Cisuuk, sebelum memutuskan membawa ke Rumah Sakit.

“Namanya orang kampung, kita enggak tahu kondisi anak ini (alami retak tempurung kepala). Jadi kita bawa saja langsung ke tukang urut,” kata Irpan, paman Salsa.

via: tribunnews.com

Saat dibawa ke rumah sakit pun, Irfan bersama ayah Salsa, Basuki (46) sempat kesulitan karena tidak ada rumah sakit yang bisa menangani. Sedikitnya, ada 4 rumah sakit didatangi sebelum akhirnya dirujuk ke RS Hermina.

“Saat ini sudah ditangani dengan operasi. Tinggal kontrol jalan. Masih tetap kontrol dengan pihak Rumah Sakit,” tutur Irpan.


Like it? Share with your friends!