Warga Pekanbaru Protes Parkir di Minimarket: Belanja Rp 5.000, Parkir Rp 2.000


via: news.detik.com/Juru Parkir di Minimarket Pekanbaru

Palingseru.com – Sikap protes warga ini menyusuli kebijakan parkir berbayar di Pekanbaru yang mulai berlaku 1 September lalu.

Bayu Prastiyo, adalah salah satu warga yang menyampaikan protesnya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru.

Menurutnya, dengan adanya kebijakan seperti ini akan menambah beban masyarakat di masa pandemi.

“Kondisi sedang pandemi, jangan bebani lagi masyarakat. Tidak semua orang yang belanja di minimarket punya uang, kadang uang juga pas-pasan,” protesnya, dilansir news.detik.com.

Memang, tarif yang dipatok tidak begitu tinggi, namun tetap saja akan membebani warga yang akan berbelanja.

“Warga sangat terbebani. Kita mau beli Rp 5.000 kena parkir Rp 2.000, kan itu nggak wajar,” ucapnya.

Bayu menilai, penerapan parkir berbayar di minimarket tidak tepat sasaran.

“Masih ada (tempat) yang lain, supermarket, tempat karaoke dan pusat perbelanjaan besar lain yang bisa dikenakan biaya parkir. Kalau ini kan orang belanja sedikit,” sampainya.

Menanggapi protes keras masyarakat, Pemkot Pekanbaru berjanji akan mengkaji ulang regulasi parkir berbayar di minimarket.

“Kita akan bahas ini untuk mempertegas lagi antara layanan dari pemilik ritel dengan jasa layanan yang ditarik langsung kepada pengunjung,” kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT.


Like it? Share with your friends!