Cerita Anggota PKI Kebal Peluru, Tak Gentar Walaupun Mau Dihukum Mati


via: tribunnews.com/Eksekusi Anggota PKI

Palingseru.com – Hari Kamis, 30 September 2021 kemarin merupakan hari bersejarah bagi Tanah Air. Tanggal di mana terjadinya peristiwa kelam yang menewaskan 7 pahlawan revolusi korban G30S/PKI.

Akan tetapi bukan sejarah peristiwa kelam G30S/PKI yang akan dibahas di kesempatan kali ini, melainkan kejadian tak biasa dari salah seorang simpatisan PKI.

Disaat pasukan ABRI Madiun melakukan pembersihan sisa-sisa PKI tahun 1948, ada seorang anggota PKI yang sama sekali tak gentar.

Ya, berbeda dengan para simpatisan PKI lainnya yang lari tunggang-langgang dan sibuk bersembunyi, sosok tersebut justru memasrahkan diri walau bakal dieksekusi mati oleh pasukan ABRI dari Divisi Siliwangi.

Kejadian aneh dan di luar nalar berikutnya pun terjadi. Saat hendak ditembak di Alun-alun Blora, peluru pistol tak meletus padahal peluru masih penuh.

Mendapati kejadian ini, komandan peleton (Danton) sontak bertanya kepada Mayor Kemal Idris selaku Komandan Batalyon Kala Hitam.

“Ada apa Mayor?” tanyanya.

“Itu tawanan minta mati,” tukas Kemal.

Danton kembali mengulangi, namun hasilnya sama pistol tak mau meletus.

“Kamu punya ilmu ya?” tanya sang Danton.

“Tidak..” seloroh si tawanan.

Ketiga kali, Danton menempelkan pistol ke kening tawanan dan saat itu juga suara tembakan menggema sejurus dengan tumbangnya tawanan ke belakang.

“Rupanya, jawaban ‘Tidak’ dari sang jagoan merupakan kunci pelepasan ilmu kebalnya sehingga dia mati seusai permintaannya,” kata Mayen TNI (Purn) Rachwono yang hadir dalam eksekusi mati terhadap sisa-sisa PKI Madiun, demikian dikutip dari TribunManado.co.id.


Like it? Share with your friends!