Penggali Makam Tuti Dan Amalia Mustika Ratu Sampai Tak Bisa Makan Dan Tidur Berhari Hari Karena Masih Terbayang Bayang Dengan Apa Yang Dilihat


Tenda hitam masih berdiri di makam almarhumah Tuti dan Amelia. Di dalam tenda ini, kepolisian melakukan autopsi ulang terhadap dua korban pembunuhan itu. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Tenda hitam masih berdiri di makam almarhumah Tuti dan Amelia. Di dalam tenda ini, kepolisian melakukan autopsi ulang terhadap dua korban pembunuhan itu. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

PalingSeru – Dede Oman seorang yang menggali makam Tuti (59) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang menjadi korban pembunuhan di Subang, Jawa Barat mengaku tidak bisa tidur selama berhari-hari setelah utopsi ulang kedua jasad korban pembunuhan itu.

Dede juga mengaku jika dirinya tidak bissa makan berhari-hari karena terus terbayang jasad Tuti dan Amalia ketika diangkat dari makam. Dalam kanal YouTube Heri Susanto, Jumat (8/10/2021) ia mengungkapkan pengalamannya itu.

Dalam kesempatan itu, Dede mengku jika ia adalah orang yang mmengangkat jasad kedua korban pembuhunan dari liang lahat untuk diautopsi ulang, Sabtu (2/10/2021) sore. Setelah mengangkat jasad Tuti dan Amalia, Dede tidak bisa makan dan tidur selama berhari-hari.

“Untuk saya pribadi saya tiga hari enggak makan, dua hari tidak tidur, keingat terus,” ungkap Dede.

“Karena yang ngambil dari bawah tu saya, terasa basah, campur aduklah.”

“Bisa dibayangkan hawa tertutup di bawah, tiga hari saya masih eneg aja, seperti masih ada yang nempel.”  

Dede tidak menyangka bahwa dirinya akan membantu pihak kepolisian melakukan autopsi ulang terhadap jasad korban pembunuhan. Dede juga mengatakan jika ia tidak melihat langsung jasad kedua korban pembunuhan itu. Ia yang tidak kenal dengan kedua korban itu berharap kasus pembunuhan ibu dan anak itu segera terungkap seusai autopsi ulang dilakukan.

Via : tribunnews.com

“Dari saya pribadi dengan autopsi ulang mudah-mudahan cepat terungkap. Bukan lihat dari tv aja, dulu mah kita lihat autopsi ulang di tv, sekarang kita yang rasain. Bagaimana ingatnya sampai malam sampai tidak bisa tidur,” katanya.

“Kita udah angkat ke meja autopsi kita disuruh keluar,” sambungnya.


Like it? Share with your friends!