Cewek ini Jadi Korban Pinjaman Online, Hutangnya Cuman Rp 2,5 Juta Ditagih Jadi Rp 104 Juta


via: suara.com/Pinjaman Online Ilegal

Palingseru.com – Seiring banyaknya bermunculan pinjaman online ilegal, semakin banyak pula korban yang terjerat. Serta banyaknya laporan masuk ke kantor polisi, seperti kasus pinjaman online yang sedang ditangani Polda Metro Jaya baru-baru ini.

Pada 14 Oktober 2021, Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan di sebuah kantor pinjaman online ilegal, PT Indonesia Tekno Nusantara di sebuah ruko Green Lake City Tangerang, buntut dari laporan seorang korban pinjol yang diperas, Dedi (52).

“Minjem 2,5 juta, ditagih Rp 104 juta. Penagihannya melalui WA,” ungkap Dedi.

“Nagihnya maksa, sampai saya dikirimi gambar tak senonoh dari 2019, sampai juga saya di ancam akan dilaporkan ke Polisi,” lanjut Dedi, dilansir Viva.co.id.

Karena ancaman dan pemaksaan yang terjadi di setiap hari, Dedi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang berhak mendapat perlindungan hukum akhirnya memutuskan menyerahkan kasus ini ke pihak berwenang.

“Dengan adanya penggerebekan ini berharap biar semua kasus terkait pinjaman online ini dapat selesai,” ujar Dedi lega.

via: inews.id

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan, sedikitnya ada 32 orang yang bekerja di perusahaan ITN yang diamankan.

“Ada 32 orang yang kita amankan di lokasi ini akan kita bawa dan dilakukan pemeriksaan dan lokasi ini akan kita police line dan akan didalami semuanya. Karena cukup meresahkan,” ujarnya.

Penggerebekan dan pengamanan terhadap para terduga tersangka ini merupakan salah satu gerakan aparat kepolisian bersama pemerintah dalam memberantas pinjaman online ilegal karena membuat warga ketakutan hingga depresi.

“Ada dua jenis penagihan langsung didatangi dengan ancaman dimana apabila para peminjam online tidak membayar akan diancam, penagihan kolektor melalui medsos atau telepon dengan ancaman gambar pornografi akan dikenakan pasal porno, sehingga membuat stres para pelanggan dan melakukan pembayaran,” ungkap Kombes Pol Yusri Yunus.


Like it? Share with your friends!