Bayarannya Dianggap Tak Manusiawi, Ini Cerita Pilu Ibu Tua Yang Bekerja Sebagai Tukang Bersih Rumah


via: dream.co.id

Palingseru.com – Jika sudah berniat ingin memperkerjakan seseorang sebagai tenaga bantuan membereskan rumah, maka seharusnya sudah siap pula mengeluarkan sejumlah nominal uang untuk membayar upah.

Sebab, pekerjaan dilakukan dengan tenaga, penuh kerja keras dan keringat. Sehingga wajib hukumnya majikan memberikan upah memadai.

Tapi apa daya, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Malaysia di Twitter @aisyahsyahid baru-baru ini mengungkap cerita pilu seorang tukang bersih rumah tua renta yang dibayar secara tak manusiawi.

Bayangkan, ibu renta yang dirahasiakan namanya itu cuma dibayar 10 ringgit atau sekitar Rp 34 ribuan.

Dan itu, bukan untuk satu rumah, melainkan hasil kerja dari dua rumah.

“Bukan untuk jadi kaya. Tapi sekadar bisa mencukupi kebutuhan makan nasi sehari dua kali,” ucap tim Aisyah.

Tim Aisyah semakin dibuat pilu dengan bekal makanan yang dibawa wanita tua itu.

“Jangankan daging, ayam atau ikan. Telur saja tidak ada. Garam dipakai agar nasi sekadar ada rasanya saja,” ungkap tim Aisyah, dilansir dream.co.id.

Kisah sang wanita tua yang mendapat bayaran tidak sepadan ini sontak menuai kritikan hingga hujatan pedas dari warganet.

Mereka bahkan sampai bertanya dimana hati nurani atau jiwa manusiawi dari majikan nenek tersebut. Serta menyebut, upah sebesar itu seharusnya cuma buang sampah, dan idealnya ibu tua itu diberi upah 250 ringgit atau sekitar Rp 850 ribuan untuk satu rumah.


Like it? Share with your friends!