Pria Ini Pilih Berhenti Kerja Demi Jadi Youtuber Di Jalur Maut Sitinjau, Penghasilannya Kini Bisa Puluhan Juta


Via : Kompas.com

PalingSeru – Suhendra (41) pemilik kanal YouTube VJ Sitinjau Lauik mampu menghasilakn uang hanya dengan mengabadikan momen yang terjadi di tanjakan terkenal ekstream dan sering menimbulkan kecelakaan.

Kanal milik Suhendra itu sudah memiliki lebih dari 100.000 subscribers. Bahkan salah satu kontennya yakni konvoi panjang polisi melintas Sitinjau Lauik yang diunggah empat bulan lalu sudah ditonton 5,2 juta kali.

“Di sini ada belasan YouTuber yang fokus mengisi konten Sitinjau Lauik ini,” kata Suhendra, saat ditemui Kompas.com, di kawasan Sitinjau Lauik, Selasa (16/11/2021).

Suhendra mengatakan bahwa banyak YouTuber yang berasal dari luar Solok dan Bukittinggi. Konten yang ia ambil bukan hanya focus pada kecelakaan, namun juga sisi lain dari Sintinjau Lauik.

“Misalnya kisah si Fhareal yang sekarang sedang viral. Remaja 15 tahun yang mampu menaklukkan Sitinjau Lauik dengan kendaraan roda 10 bermuatan 22 ton,” ujar Suhendra.

Suhendra memilih Sitinjau Lauik sebagai tempat membuat kontennya karena memiliki banyak keuntungan. Lokasi tersebut tidak membutuhkan laar suara karena kejadian alami. Hal tersebut yang membuat berbeda dari konten lainnya yang membutuhkan suara atau musik penggiring.

Awal menjadi YouTuber, Suhendra mengunggah konten campuran mulai dari berita, eksperimen hingga video lucu pada 2011 lalu. Tetapi konten tersebut belum membuahkan hasil maksimal. Padahal pada saat itu, Suhendra sudah memberanikan diri untuk keluar dari perusahaan swasta tempatnya bekerja.

“Saya keluar dari sebuah perusahaan swasta dan bertekad menjadi YouTuber. Awalnya ternyata sangat berat,” kata Suhendra.

Penonton awal ia menekuni profesi ini, Suhendra hanya memiliki subscriber 1.000-an dan belum menghasilakn banyak uang. Kemudian, pada tahun 2019, ia terinspirasi dengan Kawasan Sitinjau Lauik yang terkenal angker dan rawan kecelakaan.

“Itu membuat saya termotivasi, apalagi saya tidak butuh sound pendukung. Sejak 2019 itu saya fokus di Sitinjau Lauik saja,” kata Suhendra.

Ternyata konten tersebut sangat menarik dan banyak ditonton. Dalam kurun waktu dua tahun, kanal YouTubenya sudah memiliki peningkatan tajam dan sekarang subscribernya sudah mencapai lebih dari 100.000. penghasilan Suhendra kini sudah mencapai belasan juta rupiah perbulan.

“Alhamdulillah sekarang sudah meningkat dan menjadi 100.000 lebih. Ini sejak saya fokus di Sitinjau Lauik,” kata Suhendra.


Like it? Share with your friends!