Tubagus Jody Ngaku Vanessa Angel Sempat Sadar Sebelum Akhirnya Meninggal dalam Kecelakaan


Vanessa Angel dan Bibi Andrianysah (kiri). Mobil Vanessa yang ringsek karena kecelakaan di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021) (kanan).
Vanessa Angel dan Bibi Andrianysah (kiri). Mobil Vanessa yang ringsek karena kecelakaan di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021) (kanan).

Meninggalnya Vanessa Angel dalam kecelakaan maut di Tol, masih menyisakan cerita – cerita tentang kejadian. Belum lama ini, pengakuan sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy cukup mengejutkan terkait peristiwa kecelakaan di Tol Jombang – Mojokerto pada 4 November lalu itu.

Kepada mertua Vanessa, Faisal rupanya Joddy pernah menceritakan bahwa Vanessa sempat terlihat sadar dalam kecelakaan tersebut. Hal itu disampaikan Faisal dalam kesempatan menjadi bintang tamu di acara Hotman Paris Show pada Jumat (19/11). 

ntinya Faisal mengaku dirinya sempat memang menghubungi Joddy saat belum lama mendengar kabar Bibi Ardiansyah alami kecelakaan.

“Saya telepon Joddy. dia nangis, si Gala nangis, (saya tanya) ‘itu kenapa’, ‘kecelakaan om’, ‘bagaimana keadaan si Febri (Bibi)’, ‘belum kelihatan Om’, ‘belum kelihatan gimana?,” kata Faisal, sekaligus menyebut bahwa Joddy terdengar menangis saat ditelepon. 

Setelah menanyakan kabar Bibi Ardiansyah, Faisal mengatakan bahwa dirinya sempat meminta Joddy menjelaskan kabar Vanessa.  

“Vanessa?, ‘sadar om sadar’ (ucapan Joddy) ‘sadar bagaimana?’, saya pas ngomong begitu, pas masuk satu foto, saya lemas, langsung saya telepon mamahnya,” jelas Faisal.

Setelah itu, Faisal mengaku langsung cari tiket pesawat Surabaya. Faisal mengatakan dirinya pun tidak dapat tiker pesawat dan akhirnya memutuskan ke Surabaya menggunakan jalur darat. 

Sampai kemudian, Faisal mengaku akhirnya dikabarkan polisi bahwa Vanessa dan Bibi memang mengalami kecelakaan di Tol. Ia mengaku saat itu pula langsung diberitahu kalau anak dan mantunya meninggal dunia. 

Kepolisian Polres Jombang kini masih menahan Joddy setelah menetapkan tersangka. Didapati bahwa Joddy mengendarai mobil dalam kecepatan lebih dari 80 Km/jam. Atas ulahnya, Joddy dapat disangkakan dengan pasal 310 ayat 4 dan 311 ayat UU Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya. Bisa dijerat maksimal 12 tahun.


Like it? Share with your friends!