Tikam Begal Hingga Tewas, Pemuda Ini Memohon Tak Dipenjara Karen Merasa Melindungi Diri


Via : INDOZONE.ID

PalingSeru – Mengaku tidak ada niat dan hanya membela diri, korban begal di Kota Medan menewaskan satu dari empat orang pelaku begal. Dedi Irwanto (21) Warga Jalan Simpang Umar, Dusun 6, Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang ini juga memohon agar dirinya tidak ditahan pihak kepolisian.

“Harapannya ada keadilan untuk saya karena saya di sini korban juga dan ingin membela diri saya karena saya merasa terancam saya keluarkanlah itu (pisau lipat),” katanya kepada wartawan yang dilihat Indozone di akun Instagram Medanheadlines.news, Minggu (26/12/2021).

Dedi mengatakan bahwa pada hari kejadian itu merupakan hari naas baginya. Ia juga tidak mengetahui mengapa ia membawa senjata tajam. Dirinya mengaku semua kejadian itu secara kebetulan. Pada saat kejadain ia memang benar-benar sendirian, sehingga ia berusaha untuk melindungi diri.

“Emang kebetulan bawa juga, biasanya gak pernah bawa. Kebetulan hari itu saya bawa ga tahu juga kenapa,” sambungnya.

Tampak sang ibu yang turut mendampingi Dedi juga memohon kepada polisi agar anaknya tidak ditahan. Ia juga meminta agar kasus bisa ditangani polisi dengan sikap adil.

“Harapan saya anak saya dibebaskan karena dia ga bersalah. Kenapa bisa kejadian seperti ini ada korban karena dia melihat melindungi diri sendiri. Sedangkan agama kita aja minta melindungi diri kita jadi di itu spontanitas pas kebetulan hari itu dia bawa senjatanya. Yang kebetulan hari itu dia bawa, gak tahu saya dia kenapa bawa dia pun gak tahu mungkin spontanitas dia melindungi dirinya makanya itu bisa kejadian,” jelasnya. 

“Saya mohonlah, saya mohon sekali kepada bapak polisi yang terhormat beri keadilan kepada anak saya karena dia korban kalau dia memang tak korbankan dia tak sendiri ini dia sendiri gak ada temennya, terus dia memang gak kenal sama korban (pelaku yang tewas) ini dia gak ada kenal,” pintanya.

Kuasa hukum Dedi, Jhonson Sibarani SH sudah membuat laporan  ke Polrestabes Medan atas kasus pembegala. Selain itu, Dedi juga ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Disini saya mendampingi klien saya untuk membuat laporan, dan ke Polisi atas kematian salah satu pelaku,” ujar Jhonson.


Like it? Share with your friends!