Biaya Dan Denda Dari Pinjaman Pribadi


Biyaya dan dendaPalingseru.com – Selain suku bunga itu sendiri, ada biaya lain yang dibebankan jika kita mengajukan permohonan pinjaman pribadi. Sering kali, orang tak memperhitungkan ini. Beberapa biaya pinjaman pribadi yang sering muncul adalah biaya pemrosesan, biaya meterai, biaya pelunasan awal dan biaya keterlambatan pembayaran.

Biaya Pemrosesan

Ini adalah biaya yang dibebankan bank untuk menutupi biaya pemrosesan pinjaman Anda. Ini biasanya tidak dapat dikembalikan dan bervariasi dari satu bank ke bank lain. Tergantung pada pemberi pinjaman, biaya umumnya persentase yang sangat kecil dari pinjaman.

Biaya Meterai 

Biasanya dalam kontrak ada perjanjian yang harus ditandatangani dengan meterai. Bank mungkin menyiapkannya, tapi bisa juga anda harus mengganti biayanya.

Biaya Pelunasan Awal

Ini dibebankan hanya jika peminjam memutuskan untuk melunasi jumlah pinjaman sebelum jangka waktu pembayaran berakhir. Sekali lagi, biaya bisa berbeda dari satu bank ke bank lain. Meskipun beberapa bank mungkin akan mengenakan biaya flat rate, yang lain mungkin mengenakan peminjam berdasarkan persentase tertentu dari saldo mereka.

Biaya dan Denda Keterlambatan Pembayaran 

setiap kali pembayaran bulanan pinjaman ditunda, atau dibayar setelah tanggal jatuh tempo, tergantung pada bank, biaya umumnya dikenakan pada peminjam. Biaya ini biasanya dikenakan sebagai persentase dari jumlah pinjaman.

Biaya yang dikenakan oleh bank dapat terakumul**i ke jumlah yang signifikan jika Anda tidak hati-hati. Oleh karena itu, selalu disarankan agar Anda memperhitungkan biaya-biaya tambahan sebelum mengajukan permohonan pinjaman pribadi.

Artikel ini dari iMoney Indonesia


Like it? Share with your friends!