5 Akibat Buruk Perceraian Untuk Anak


anak

Palingseru.com – Perceraian pada orangtua pasti akan menimbulkan reaksi pada anak, anak-anak selalu menjadi korban saat orangtuanya bercerai. Idealnya, anak-anak yang tumbuh dalam sebuah keluarga dengan kehadiran ayah dan ibu. Saat bercerai, mereka harus tinggal bersama salah satu dari orangtuanya atau tidak sama sekali. Hal inilah yang memberikan dampak negatif pada anak, untuk itu para orangtua harus mengetahui dampak buruk perceraian terhadap anak seperti yang berikut ini.

1. Depresi

Akibat perceraian yang pertama anak akan merasa sangat tertekan, stres, atau depresi. Perasaan tertekan seperti ini akan membuat anak menjadi pendiam, jarang bergaul, dan bahkan prestasi sekolahnya akan menurun.

2. Anak bisa kelainan seks

Kebencian seorang anak kepada orang tua dapat membuat anak menjadi kelainan seks, misalnya pada anak perempuan yang membenci ayahnya, bisa saja dia juga akan membenci laki-laki dan akhir si anak akan menyukai sesama jenis. Begitu juga pada anak laki-laki.

3. Bertindak di luar jalur

Si anak yang sedang depresi bisa mengiringinya ke jalur yang salah, seperti seks bebas, narkoba, bahkan kriminal.

4. Bersikap kasar

Akibat perceraian orangtua, anak merasa tidak dihargai oleh orangtuanya sehingga membalas dengan bertindak semaunya, pembangkang atau pemberontak, dan bahkan menjadi kepribadian yang kasar.

5. Anak jadi minder

Ada pula anak menjadi peragu atau minder. Hal ini disebabkan karena pendapatnya tidak pernah didengar dan dihargai oleh orang tua.

Itulah dampak negatif dari perceraian orangtua terhadap anak-anak. Untuk itu, bagi pasangan yang masih utuh, jagalah keutuhan rumah tangga sebaik mungkin agar tidak terjadinya perceraian.

 


Like it? Share with your friends!