Warga di Desa Ini Akan Meleleh Jika Terkena Matahari


article-0-1D996BD300000578-133_634x447

Palingseru.com – Pada umumnya sinar matahari adalah salah satu hal yang sangat baik untuk kesehatan manusia. Manusia membutuhkan sinar matahari di pagi hari untuk kesehatan kulit mereka. Tapi ternyata itu hanya berlaku pada sebagian manusia saja, ada sekelompok penduduk yang malah menghindari matahari agar tak terkena kulit mereka.

Penduduk unik ini adalah penduduk yang tinggal di desa Araras, di Sao Paulo, Brazil. Sebagian besar penduduk di desa Araras ini terkena penyakit kulit yang langka, sehingga mereka tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.

Penyakit kulit yang warga desa Araras derita di sebut xeroderma pigmentosum ( XP ). Penderita penyakit kulit langka ini tidak boleh terkena matahari secara langsung, dikarena jika terkena matahari kulit mereka akan meleleh seperti es yang meleleh jika terkena panas.

Menurut warga setempat penyakit ini adalah penyakit turun temurun dan membuat penderitanya sangat sensitif dengan sinar matahari.

Dari 800 penduduk, sebanyak 20 penduduk yang terkena penyakit ini selama bertahun-tahun. Salah satunya adalah seorang pria yang bernama Antonio Jardim yang berusia 38 tahun. Antonio mengatakan ia terkena penyakit ini sejak usia 9 tahun, dan itu sangat menyiksa dirinya.

Karena desa mereka sangat tergantung dengan komunitas petani tropis, jadi mereka lebih banyak melakukan pekerjaan di luar ruangan yang pastinya harus berhadapan langsung dengan sinar matahari.

Antonio sendiri harus rela bekerja di bawah sinar matahari untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga ia tidak bisa menjaga kesehatan kulitnya tersebut.

Menurut Antonio penyakit kulit yang di deritanya sudah semakin parah. Penyakitnya tersebut tidak hanya di kulit tangan, kaki dan tubuh saja, tetapi sudah menjalar ke kulit bibir, hidung, hingga ke mata. Penyakit ini akan semakin parah jika penderita sudah merasakan kejang otot,  tuli dan pertumbuhan yang terhambat.

Penyakit kulit XP ini  akan membuat penderitanya sangat rentan dengan penyakit kanker kulit dan tidak dapat memperbaiki  kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari. Kulit penderita penyakit ini jika terkena matahari akan memerah, mentah, dan tak sedap di pandang, bahkan terlihat menjijikan.

Satu-satunya cara untuk menghindari penyakit ini agar tidak semakin parah, adalah dengan tidak berkontak langsung dengan matahari. Oleh karena itu, warga di sana akan menggunakan paju panjang, masker, dan topi besar, untuk menutupi tubuhnya agar tidak langsung terkena sinar matahari. Bahkan ada yang hanya keluar di malam hari saja.

 

More From: Aneh Unik