5 Negara Yang Melarang Warga Israel Masuk Kewilayahnya


7efc6-aljazair

Palingseru.com – Semenjak pembantaian yang dilakukan oleh negara Israel ke Gaza, membuat banyak negara merasa takut dan berjaga-jaga dengan negara Israel, bahkan ada beberapa negara yang melarang warga Israel masuk ke wilayahnya.

Salah satu cara untuk melarang warga Israel masuk ke negara lain adalah dengan melarang paspor dari Israel masuk ke negara lain.

Ya, beberapa waktu yang lalu diberitakan bahwa ada beberapa negara yang melarang keras paspor negara Israel untuk mesuk ke wilayahnya.

Nah, negara mana saja yang melarang warga Israel masuk ke wilayahnya? Yuk, langsung saja kita simak ulasannya yang berikut ini, seperti dilansir m.infospesial.net.

1. Iran

Iran merupakan musuh terbesar Israel yang melarang keras warga Israel untuk masuk ke wilayahnya. Iran menangggap negara Israel adalah negara yang sangat menjijikan, bahkan tak pantas ada di dunia ini. Oleh karena itu, negara Iran sangat melarang warga Israel masuk ke wilayahnya.

2. Aljazair

Aljazair juga sangat melarang warga Israel masuk ke wilayahnya. Bahkan Aljazair mengatakan bahwa negara Israel adalah negara barbar yang tak punya malu.

3. Libanon

Tak berbeda jauh dengan Iran dan Aljazair, Libanon juga menjadi negara yang melarang keras warga Israel masuk ke wilayahnya. Negara Libanon bahkan menganggap Israel sebagai musuh yang harus di tumpas, bahkan Libanon juga membantu Hamas meluncurkan roketnya ke wilayah Israel.

4. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam juga melarang keras warga Israel untuk masuk ke wilayahnya. Bahkan jika ketahuan ada warga Israel yang masuk ke Brunei Darussalam melewati jalur gelap, maka akan di kenakan sanksi dan denda yang harus di bayar oleh pemerintah Israel.

5. Malaysia

Malaysia juga melarang warga Israel masuk ke wilayahnya. Tapi, jika ada urusan yang sangat penting, boleh meminta izin kepada pemerintah Malaysia, dengan cara yang cukup sulit untuk di lakukan.

Nah, itulah dia ke lima negara yang melarang warga Israel untuk masuk ke wilayahnya.

 

More From: Menarik