Para Ilmuwan Temukan Bukti Kematian Yesus Kristus


London – Ilmuwan berhasil menyelamatkan bukti kuat yang mampu memberi pengetahuan pada kematian Yesus Kristus. Bukti berusia dua ribu tahun ini diselamatkan dari pedagang barang antik.

Kotak batu kapur kuno atau yang biasa disebut Ossuary ini diyakini mampu menguak lokasi keluarga Caiaphas, pendeta tinggi yang terlibat penyaliban Yesus. Peneliti di Israel mengklaim, bukti ini akan mengungkap rahasia keluarga Yesus sebelum pergi ke Galilee.

Caiaphas merupakan salah satu pendeta yang kabarnya menginterogasi Yesus untuk memastikan identitasnya sebagai Kristus. Ossuary ini sebenarnya telah ditemukan tiga tahun lalu dan saat itu karena diduga hanya hoax, kotak ini diserahkan pada Tel Aviv University oleh Israel Antiquities Authority.

Kini tim terkait yakin artefak ini asli. “Inskripsi pada kotak ini unik,” ujar Yuval Goren yang mengklaim kotak ini asli seperti dikutip Dailymail.

Inskripsi yang ada berbunyi, ‘Puteri Maryam Yeshua putera Caiaphus, pendeta Maaziah dari Beth Imri’.

Beit Imri bisa diartikan sebagai lokasi geografis keluarga Caiaphus. Ossuary ini diduga kuat berasal dari situs pemakaman di Lembah Elah, barat daya Yerusalem, lokasi legendaris pertempuran David dan Goliath. Beit Imri diduga kuat terletak di Gunung Hebron.

More From: Tekno