5 Bocah Ini Sangat Luar Biasa, Calon Penyembuh Masa Depan


140813100410-adeeb-alblooshi-horizontal-gallery

Palingseru.com – Di usia yang amsih muda, kebanyak para bocah menghabiskan waktunya untuk bermain bersam teman – teman dan mengisi hari – harinya dengan penuh rasa santai. Namun, berbeda dengan 5 bocah ini, kelima bocah ini bisa dibilang bocah ajaib yang memiliki kemampuan luar bisa dan akan menjadi calon penyembuh masa depan.

Kelima bocah ini berasal dari Maryland, Amerika Serikat hingga Dubai, Uni Emirat Arab yang telah mendapatkan penghargaan sains internasional keran mereka berhasil memenangkan kompetisi dengan mengembangkan inovasi medis dan akan mendapatkan gelar setinggi mungkin sebagai calon penyembuh masa depan dalam menyelamatkan nyawa sesama manusia.

Seperti yang dilansir dari Liputan6.com, inilah dia 5 bocah yang sangat luar biasa , calon penyembuh masa depan .

1. Joshua Meier (18) asal New Jersey

Joshua Meier (18) asal New Jersey

Joshua Meier yang saat ini telah berumur 18 tahun asal New Jarsey kini menjadi calon penyembuh masa depan. Saat ia berusia 14 ahun, ia telah berhasil melakukan riset mengidentifikasi gen yang bersangkutan dengan proses penuaan sel induk hingga kini ia berhasil mendapatkan penghargaan sains.

Riset Gen yang ia lakukan ini berupa sel induk yang pada dasarnya hanya bertahan singkat , kini ia kembangkan menjadi sel artifisial yang bisa digunakan sebagai obat penyembuh penyakit kanker mematikan. Karena menurutnya penyakit kanker adalah penyakit di mana selnya terus tumbuh dan berkembang.

“Jika kita bisa membuat kanker menua dan menghentikan pertumbuhannya, maka pengobatan berpotensi dilakukan.”Jelasnya. Dan kini Joshua akan memulai studinya di ilmu biologi dan ilmu komputer di Harvard pada musim gugur tahun ini.

2. Adeeb Alblooshi (10) dari Dubai, Uni Emirat Arab

140813100410-adeeb-alblooshi-horizontal-gallery

Adeeb Alblooshi asal Dubai , Uni Emirat Arab kini menjadi calon penyembuh di masa depan dengan memiliki kemampuan otaknya yang luarbiasa untuk menciptakan sebuah penemuan baru seperti sabuk pengaman mobil yang dapat memonitor detak jantung penumpang dan jika detak jantung penumpang berdenyut cepat , sabuk ini bisa langsung memperingatkan pihak berwenang . Adeb juga menciptakan sebuah robot pembersih rumah.

Awal mula Adeeb Albooshi ini menciptakan sebuah kaki palsu untuk sang ayah yang saat itu sedang menderita polio sehingga tidak bisa berenang ke dalam air. Dari sinilah Adeeb menciptakan sebuah kaki palsu tahan air yang ia buat dengan dilapisi zat lilin dan dikembangkan secara medis.

Adeeb juga pernah mengadakan tur ilmiah internasional bersama Emirates Institution for Advanced Science and Technology. Bertemu dengan ilmuwan terkemuka,dan mengikuti perkemahan antariksawan (space camp) di Space & Rocket Center di Alabama, AS.
Berkat pengawasan dan pendanaan pemerintah , Adebb bisa menjadi calon penyembuh masa depan dengan penemuan – penemuannya yang luarbiasa itu.

3. Samantha (18) dan Michelle Marquez (15) dari Virginia, AS

Samantha (18) dan Michelle Marquez (15) dari Virginia, AS

Samantha dan Mihelle Marquez ini merupakan kak beradik keturunan ahli kimia dan insinyur kimia dari Virginia , AS . Keluarga mereka merupakan keluarga ilmiah dan telah mendarah daging kepada dua beradik ini. Keran kemampuan mereka dalam memperlajari ilmu kimia. Sehingga mereka berdua bisa menjadi calon penyembuh masa depan dengan penemuan – penemuannya yang luar biasa itu. Bahkan , kemampuan kakak beradik ini pun berbuah kebahagiaan. Samantha dan Michelle Marqueze berhasil mendapatkan Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF).

Samantha sendiri berhasil menciptakan “celloidosomes” yang merupakan sebuah struktur 3 dimensi dari sel-sel hidup untuk bisa berfungis sebagai kontainer dari partikel-partikel yang bisa digunakan untuk perbaikan organ dan sebagai cara inovatif untuk memasukkan obat ke dalam tubuh.

“Saya selalu berpikir bahwa celloidosomes hanya kerikil kecil di pantai,” kata dia. “Butiran kecil pasir di pantai, namun itu akan menjadi dasar langkah maju bagi rekayasa dalam pengobatan,” ungkapnya.

Sedangkan Michael sendiri ia menciptakan sebuah musik dan emosi dengan memulai risetnya menganalisi aktivitas otak untuk menemukan suara yang sangat kompleks . Dengan kicauan suara yang berisik tersebut ia tahu bahwa suara itu dapat memicu bagian otak yang  berhubungan dengan emosi negatif. Walaupun mereka memiliki persaingan, tapi keduanya tetap saling mendukung dan bisa menjadi calon penyembuh masa depan.

4. Sandile Kubheka (21) dari Newcastle, Afrika Selatan

140812124951-sandile-kubheka-horizontal-gallery

Sandile Kubheka dari Newcastle , Afrika Selatan kini menjadi seorang dokter termuda di Afrika Selatan dengan usia ke 20 tahun. Sandile Kubheka memulai perkuliahan di ilmu kedokteran pada usia 16 tahun dan telah memiliki banyak penghargaan dan pengalaman yang membanggakan sebagai calon penyembuh masa depan.

Sandile Kubheka pernah mennjadi nominator pemimpin muda MTV Africa dan kini ia telah agang secara intensif selama 2 tahun di Rumah Sakit Grey di Pietermaritzburg, Afrika Selatan. Walapun menjadi dokter muda, Sandile tidaklah sombong bahkan ia tak pernah lupa untuk membantu masyrakat luar dalam merawat pasien.

“Saat ini aku baru mulai bekerja, sulit untuk menyeimbangkan hidupku. Namun, saat aku menemukan keseimbangan itu, aku akan kembali terjun ke masyarakat.” Kata Sandile seperti yang dilansir dari Liputan6.com.

5. Tony Hansberry (20) asal Jacksonville, Florida

Tony Hansberry (20) asal Jacksonville, Florida

Tony Hansberry asal Jacksonville , Florida ini memiliki harapan untuk bisa menjadi dokter bedah. Di usia yang ke 14 tahun ia memang sudah diarahkan menjadi seorang dokter dengan memiliki kesempatan magang di UF Health Shands Hospital di Gainesville, Florida saat masih SMA.

Disana ia di tantang untuk bisa memperlajari cara menjahit v****a agar tidak beresiko infeksi setelah melakukan operasi. Tony Hansberry pun berhasil melkaukan tantangan tersebut dengan menemukan metode terbaru yakni menjahit area v****a 3 kali lipat lebih cepat dari cara tradisiona yang diberi nama metode “Hansberry Stich.”

Dan di usia ke 20 tahun ini, ia menempuh pendidikan perkuliahan di ilmu kimia di Florida Agricultural and Mechanical University.

Nah, itulah dia kelima bocah

 

 


Like it? Share with your friends!