Hina Jokowi di Fcebook Pemuda Ini di Tangkap Polisi


Tukang sate hina Jokowi

Palingseru.com – Seorang pemuda yang juga sebagai tukang sate ditangkap polisi setelah ia sebelumnya melakukan penghinaa terhadap Jokwi di Facebook.

MA (23), warga Ciracas, Jakarta Timur, harus merasakan dinginnya penjara Bareskrim Mabes Polri karena dituding mem-bully Presiden Joko Widodo (Jokowi) di akun Facebook miliknya.

Kuasa hukum MA, Irfan Fahmi, mengatakan, MA ditangkap di rumahnya pada Kamis 23 Oktober 2014 oleh empat penyidik Mabes Polri berpakaian sipil. Dia dilangsung dibawa ke Mabes Polri, dan dalam waktu 1×24 jam langsung dilakukan penahanan.

“Dia dilaporkan tanggal 27 Juli 2014 berdasarkan dokumen yang saya lihat. Kemudian prosesnya bergulir terus dari penyelidikan, penyidikan hingga sekarang,” ujar Irfan kepada Okezone, Selasa (28/10/2014).

Irfan mengaku tidak tahu siapa yang melaporkan MA atas tuduhan pencemaran nama baik tersebut. Namun, dalam dokumen kepolisian, MA ditetapkan dengan pasal berlapis yaitu Pasal 310 dan 311 KUHP, Pasal 156 dan 157 KUHP, Pasal 27, 45, 32, 35, 36, 51 UU ITE.

“Sampai sekarang MA masih ditahan,” tukasnya.

Ini Orang yang Melaporkan Tukang Sate karena dianggap Menghina Jokowi

alasan-henry-yosodiningrat-laporkan-penghina-jokowi-VcwBsla3vN

MA dilaporkan oleh politikus PDIP Henry Yosodiningrat. Menurut Henry Yoso, dia tidak pernah mengenal MA. “Saya tidak tahu dia siapa, tinggal di mana. Saya melaporkan dia sebagai koordinator tim hukum Jokowi-JK,” kata Henry saat dihubungi Okezone, Rabu (29/10/2014).

Henry mengungkapkan alasan tim hukum melaporkan MA. ” Dia merekayasa foto seronok Jokowi dengan Megawati dan ditambahkan kalimat-kalimat yang merendahkan. Ini persoalannya bukan dia tukang sate atau bukan. Tapi ini telah merendahkan martabat Jokowi,” kata Henry.

MA ditangkap empat petugas Bareskrim berpakaian sipil pada Kamis 23 Oktober. Pria yang bekerja sebagai buruh pembuat tusuk sate itu lalu ditahan setelah menjalani pemeriksaan 1×24 jam.

Ibunda MA, M, pun syok berat saat mengetahui anaknya ditangkap. Hampir setiap hari M menangis karena tak menyangka sang anak harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pengacara MA, Irfan Fahmi, mengatakan, M berencana memohon maaf kepada Presiden Jokowi agar anaknya dibebaskan. “Ibunya ingin bersimpuh di hadapan orang-orang yang dirugikan anaknya, mau minta maaf,” ujarnya. Sumber Okezone.com


Like it? Share with your friends!