Foto Bugil di Facebook Seroang Janda Diperas Puluhan Juta


foto bugil janda

Palingseru.com – Gara gara foto bugil di Facebook seorang janda jadi korban pemerasan oleh warga negara Asing, setidaknya uang puluhan juta sudah melayang gara gara ancaman foto bugil si janda akan disebar.

Berita ini mungkin bisa jadi pelajaran bagi wanita mana aja untuk tidak sekali kali mengirim foto bugilnya di jejaring sosial sebab, foto foto bugil yang dikirm bisa saja digunakan untuk tindakan kejahata.

Jajaran Cyber Crime Mabes Polriberhasil menagkap dua warga negara asing di Apartemen Sunter, Jalan Laksamana Muda Yos Sudarso Kav 30 H, Sunter Jaya, Jakarta Utara, pada 10 Oktober. Dua wna ini ditangkap atas laporan pemerasan disertai ancaman kepada salah satu perempuan warga negara Indonesia berinisial TA melalui media sosial Facebook.

“Tersangka yaitu Okafor Hendry Odikpo (26) dan Okafor Celestine Ubaka (26). Korban seorang janda beranak satu berinisial TA asal Kalimantan Timur,” kata Kamil di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Awalnya dua pelaku ini membuat akun jejaring sosial facebook dengan meamsng foto seroang pria berwajah ganteng dan mengaku sebagai pengusaha di Inggris yang sedang mencari pasangan orang Indonesia.

Setelah mengenal korban dan saling berkomunikasi beberapa bulan melalui facebook akhirnya si pelaku meminta foto bugil korban, si korban pun mau aja memberikan foto bugilnya tanpa curiga sama sekali.

“Melalui akun tersebut, tersangka mengaku sebagai seorang pengusaha yang tinggal di Inggris dan seorang duda dengan satu anak perempuan berusia 10 tahun,” jelas Kamil.

Setelah mendapatkan foto bugil korban akhirnya tersangka melakukan pemerasan dengan mengancam akan menyebarluaskan foto foto bugil si Janda tersebut, karena merasa takut dan malu akhirnya korban mengirimkan uangnya sebanyak 2 kali pertama 25 juta dan yang kedua 10 Juta.

“Pengiriman pertama, dikirim ke rekening atas nama Haizal Azlizam asal Malaysia sebanyak Rp25 juta dan selanjutnya ke rekening lainnya sebanyak Rp10 juta,” tukas Kamil.

Tersangka dijerat Pasal 368 KUHP tentang Pengancaman/Pemerasan dengan ancaman sembilan tahun penjara, Pasal 27 Ayat 1, 3, 4 Jo Pasal 45 UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman enam tahun penjara, Pasal 3, 4 dan 5 UU RI No. 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

 

More From: Berita Menarik