5 Fakta Menarik Pembunuhan Sumarti dan Mujiasih di Hong Kong


060039800_1415109507-comp_797559c

Palingseru.com – Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih yang merupakan warga Negara Indonesia yang tinggal di Hong Kong harus menghabiskan nyawanya dengan tragis di tangan seorang pria yang bernama Rurik Jutting.

Pria yang merupakan pegawai Bank of America yang tinggal di apartemen di Distrik Wan Chai, Hong Kong ini, diketahui sebagai pembunuh Sumarti Ningsih yang lebih dikenal sebagai Alice dan Seneng Mujiasih yang dikenal sebagai Jesse Lorena di apartemennya sendiri.

Sumarti Ningsih yang merupakan warga asal Cilacap, Jawa Tengah ini, ditemukan tewas pada Sabtu 1 November 2014, di dalam koper di balkon lantai 31 unit apartemen Jutting.

Sedangkan Seneng Mujiasih ditemukan hidup di apartemen Jutting dengan luka tikaman parah di leher dan bokongnya, tapi kemudian meninggal beberapa saat setelah ditemukan.

Sampai saat ini belum diketahui pasti tentang aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Rurik Jutting ini. Namun, ada beberapa fakta menarik tentang pembunuhan Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih ini.

Seperti dilansir Liputan6.com, berikut inilah dia ke lima fakta menarik tentang pembunuhan Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih.

1. Foto Selfie

Polisi Hong Kong menemukan foto selfie antara Sumarti Ningsih, Rurik Jutting dan Seneng Mujiasih di ponsel Jutting. Menurut pengakuan polisi, ada sekitar 2.000 foto pose mereka bertiga dan juga foto pose Sumarti dan juga Mujiasih di ponsel milik Jutting.

2. Lulusan Cambridge University

Ternyata pria yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih ini lulusan dari Cambridge University yang merupakan kampus terkenal di dunia. Jutting diketahui lulusan dari program studi sejarah dan hukum dan bekerja  didunia perbankan. Namun, kini Jutting diketahui sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya.

3. Mainan seks

Polisis Hong Kong ternyata juga menemukan mainan seks di apartemen Jutting serta sebungkus kokain didalam kamarnya. Apartemen tempat tinggal Jutting ini diketahui merupakan apartemen dengan sewa yang sangat mahal yaitu sekitar Rp 36 juta per bulan.

4. Foto mesra di Facebook

Setelah melakukan penyelidikan ternyata juga ditemukan sejumlah foto mesra Jutting bersama banyak wanita di akun facebooknya. Bahkan ia juga pernah menuliska¬† “Money DOES buy happiness”, “Kebahagian bisa dibeli dengan uang.” di akun facebooknya.

5. Coba Bunuh Diri

Menurut pengakuan dari mantan pacar Jutting yang tak ingin disebutkan namanya itu mengatakan jika Jutting pernah mengalami depresi karena pekerjaannya hingga akhirnya ia mencoba untuk bunuh diri. Sebelum mengundurkan diri, Jutting juga mengirim email ke kantornya, ia mengatakan “Aku keluar dari pekerjaanku. Bagi yang membutuhkan pertanyaan, silakan hubungi orang yang tidak psikopat.”

Nah, itulah dia ke lima fakta menarik tentang pembunuhan Sumarti dan Mujiasih.

 


Like it? Share with your friends!