7 Dampak Buruk Perceraian Untuk Anak


jk

Palingseru.com – Dalam hubungan pernikahan pastinya kamu mengenal yang namanya perceraian. Perceraian merupakan salah satu hal yang tidak diinginkan oleh siapa pun dalam pernikahannya. Namun, terkadang perceraian tidak bisa dihindari karena beberapa masalah yang timbul dalam keluarga.

Karena keegoisan dari masing-masing pasangan membuat keputusan perceraian pun tidak bisa dihindari lagi. Tanpa disadari perceraian ini akan melukai hati anak tercintanya.

Perceraian orangtua pastinya akan menciptakan luka yang dalam untuk anak, oleh karena itu bagi yang sudah berkeluarga sebaiknya kamu mengetahui dampak-dampak buruk dari perceraian untuk anak.

Seperti berikut ini ada tujuh dampak buruk perceraian untuk anak, yang dilansir dari Merdeka.com.

1. Penurunan akademik

Tahukah kamu bahwa perceraian orangtua bisa memberi dampak buruk pada anak berupa penurunan akademik pada anak tersebut. Seringkali anak menjadi korban pada perceraian orangtuanya  yang membuat anak mulai mengalami masalah perilaku.

2. Kecenderungan untuk terpengaruh hal buruk

Anak-anak yang menjadi korban perceraian orangtuanya seringkali mudah terpengaruh dengan hal buruk, seperti pergaulan bebas, minum-minuman keras dan bahkan narkoba. Hal ini dikarenakan sang anak merasa tidak memiliki semangat hidupnya lagi.

3. Kualitas kehidupan yang rendah

Kualitas kehidupan yang rendah juga akan dialami oleh anak-anak yang menjadi korban perceraian orangtua mereka. Mereka merasa bahkan kehidupannya sudah tidak berguna sehingga mereka memiliki kualitas kehidupan yang rendah.

4. Mengalami pelecehan

Satu hal lagi dampak dari perceraian orangtua bagi anak yaitu sering kali anak mengalami pelecehan dari teman-temannya. Anak yang orangtuanya bercerai sering menjadi bahan ejekan atau bully-an anak-anak sebayanya. Hal ini nantinya akan membuat luka pada hati anak.

5. Obesitas dan gangguan makan

Anak yang menjadi korban perceraian orangtuanya, pastinya akan merasa stres dalam hidupnya sehingga sering kali mereka banyak makan untuk menghilangkan stres tersebut, hingga mereka mengalami obesitas karena emosional yang dilampiaskan dengan pola makan.

6. Tekanan psikologis

Tekanan psikologis juga akan dialami oleh sang anak, karena anak akan merasa stres, bahkan depresi. Dan bisa jadi hal ini akan terjadi pada waktu yang berkepanjangan.

7. Melakukan seks bebas

Seks bebas merupakan salah satu pelarian anak-anak yang orangtua mereka melakukan perceraian. Seks bebas dianggap sebagai hal yang bisa membuat mereka lupa untuk sementara waktu pada masalah yang mereka hadapi.

Itulah dia ke tujuh dampak buruk dari perceraian orangtua bagi anak.

 

 


Like it? Share with your friends!