Aturan Tes Keperawanannya jadi Syarat Siswi SMA untuk Lulus bikin Heboh Jember


lulus

[ads1]Palingseru.com – Baru – baru ini siswi SMA di Jember dihebohkan dengan sebuah berita yang datang dari sejumlah legislator anggota Komisi D DPRD Jember mengatakan jika aturan tes keperawanan jadi syarat kelulusan bagi para siswi SMA.

Mendengar usulan tersebut sejumlah siswi SMA pun menjadi resah dan tentunya usulan itu membuat pikiran mereka semakin tidak tenang dekat waktu ujian ini. Pasalnya, ususlan tersebut di buat oleh anggota DPRD Jember Habib Isa lantaran maraknya kasus kehamilan di luar nikah, dan penyebaran virus HIV/AIDS di kalangan remaja.

Namun usulan tersebut tidak semuanya yang setuju. Salah satu sekretaris GP Ansor Jember, Winarno menolak wacana tes keperawanan yang disampaikan anggota Komisi D DPRD lantaran dianggap sebagai bentuk pelanggaran GAM dan bisa bikin pikiran para siswa kacau dan semakin resah dengan isu tersebut dimana waktu pelaksanaan UN semakin dekat.

Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember sampai mendatangi DPRD untuk meminta klarifikasi kepada anggota dewan dimana seharusnya tes keperawanan ini dilakukan dalam kondisi darurat seperti pelaku yang tertangkap tangan melakukan perbuatan zina, namun yang bersangkutan tidak mengakui perbuatannya dan tes tersebut bisa dilakukan.

“Tes keperawanan tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan wacana tersebut sangat meresahkan masyarakat, sehingga kami secara tegas menolak tes keperawanan sebagai syarat kelulusan ujian nasional di Jember,” tegas MUI seperti yang dilansir dari Merdeka.com 910/2/2015).

More From: Berita Menarik