5 Kekuatan Militer China di Laut China Selatan Yang Siap untuk Rebut Natuna dari indonesia


destroyer-china1

[ads1]Palingseru.com – Penguasaan wilayah Natuna yang bikin bomerang antara negara China Selatan denga Indonesia saat ini menjadi hal hangat yang paling banyak diperbincangkan . Banyak sekali kekuatan militer China di laut China Selatan yang siap untuk rebut Natuna dari Indonesia. Natuna dari dulu merupakan wilayah  bagian Indonesia yang kini telah terpecah sehingga militer China memiliki peluang untuk merebutnya.

Beragam klaim yang bikin repot enam negara ini kabarnya bermula tekait denan kebijakan pemerintahan Partai Kuomintang (kini berkuasa di Taiwan). Mazhab politik Kuomintang menafsirkan wilayah China mencapai 90 persen Laut China Selatan. Namun saat ini presiden Joko Widodo juga telah mengeluarkan berapa maklumat tentang penguasaan wilayah Natuna ini.

Dan sejauh ini diketahui bila kekuatan militer China di Laut China Selatan ini akan di dukung dengan sejumlah kapal yang di kalim memiliki kekuatan dahsyat saat pertempuran di mulai. , China juga mengerahkan sembilan kapal jenis destroyer untuk mengamankan wilayah Laut China Selatan yang diklaim secara sepihak.

Lalu seperti apa kekuatan militer China di Laut China Selatan yang siap rebut Natuna dari Indonesia. Seperti yang dilansir dari Merdeka.com, inilah dia ulasannya.

1. Kapal Induk Liaoning

1

Salah satu kekuatan militer China di laut China Selatan yang sipa merebut Natuna dari Indonesia yakni dengan menggunakan kapal induk Liaoning. Kapal ini merupakan kapal induk kelas Admiral Kuznetsov yang sebelumnya dibangun oleh pemerintah Uni Soviet untuk menandingi kekuatan AS di laut lepas. Kapal ini memiki bobot kosong 53.050 ton, dan jika terisi penuh bobotnya mencapai 67.500 ton yang mampu mengangkat empat jenis pesawat tempur, yakni 24 Shenyang J-15, Changhe Z-18, 4 Ka-31 dan 2 Harbin Z-9. Kapal Induk Liaoning ini dilengkapi mesin uap dengan 8 busi bertenaga 150 MW yang mendorong kapal dengan kecepatan 32 knots atau 59 km per jam, dan mampu menempuh jarak 3.850 nautical miles atau setara dengan 7.130 km. Dengan kualitas dan kecepatan yang baik ini maka kapal Liaoning akan siap terjun di laut China Selatan saat perebutan Natuna dari Indonesia.

2. Kapal Penghancur

2

Kapal Penghancur ini juga merupakan salah satu kekuatan militer dari China di Laut Selatan saat perebutan Natuna dari Indonesia. Kpala ini memiliki bobot standar 5.850 ton, panjang 155 meter dan lebar buritan 6 meter. Kapal ini menggunakan bahan bakar diesel atau gas, serta dilengkapi 48 senjata anti udara, 16 meriam, 2 mortar dan 2 tabung torpedo. Kapal ini juga mampui mengangkut satu unit heli jenis Kamov Ka-27.

3. Frigat

3

Kekuatan China di laut China Selatan ini nantinya juga akan menurunkan sejumlah kapal Frigat yang diantaranya Jiangkai-Class II, Jiangwei II-Class dan Jianghu V-Class. Untuk kapal kelas Jiangkai yang beroperasi di Laut China Selatan ini antara lain Huangshan (570), Chaohu (568), Yuncheng (571), Yulin (569), Hengshui (572), Liuzhou (573), Yueyang (575) dan Sanya (574). Untuk Jiangwei II hanya terdapat tiga kapal yang dioperasikan di Laut China Selatan, yakni Yichang (564), Huaihua (566) dan Xiangyang (567). Sedangkan terdapat enam kapal kelas Jianghu V, yakni Beihai (558), Kangding (559), Dongguan (560), Shantou (561), Jiangmen (562) dan Foshan (563). Semua kapal tersebut sudah ditetapkan adari awal sebagai kapal perang yang memiliki kekuatan hebat.

4. Korvet

korvet-rev3

China juga akan di dukung dengan kekuatan kapal Korvet saat perebutan Natuna dari Indonesia. Kapal korvet merupakan kapal perang kelas Jiangdao, yang memiliki kemampuan siluman dengan dibekali meriam anti-kapal YJ-83, FL-3000N dengan kemampuan menembak sampai delapanm peluru. Pada saat perebutan Natuna dari Indonesia di laut China Selatan ini nantinya kapal korvet bertugas untuk berpatroli diantara Meizhou (584), Baise (585), Jieyang (587), Qingyuan (589) dan Luzhou (592).

5. Kapal Selam

5

Kekuatan China di laut China Selatan saat perebutan Natuna dari Indonesia nanti juga akan di dukung dengan kapal selam berkat kerjasama mereka dengan uni Soviet yang akan menurunkan 8 jenis kapal selam tipe 033 yang akan beroperasi dalam penjagaan wilayah.

Nah , itulah dia kelima kekuatan China di laut China Selatan saat perebutan Natuna dari Indonesia.

More From: Menarik