5 Hal Menarik Kenapa Haji Lulung Mangkir dipanggil Bareskrim


kasus haji lulung

Palingseru.com  – Haji lulung atau Abraham Lunggana  mangkir ketika dipanggil bareskirm, padahal kehadiran Haji Lulung sangat penting karena ia akan dijadikan saksi dalam kasus kasus mark up pengadaan UPS dalam APBD DKI 2014, kehadiran Haji Lulung sangat penting bagi kepolisian uantuk  membongkar kasus mark up pengadaan UPS.

Nah berikut beberapa hal menarik yang mungkin gak kamu ketahui kenapa Haji Lulung mangkir ketika dipanggil bareskrim.

1. Panggilan pertama

Saat pangilan pertama Haji Lulung Tidak datang ke Bareskrim, alasanya karena Haji Lulung saat itu tidak ada di Jakarta, ia berada di Sulawesi Untuk menghadiri Acara Partai.

“Saya dapat panggilan kepolisian 24 April, terus diundang Senin 27 April 2015. 22 April saya dapat undangan dari DPW PPP Provinsi Sulawesi Utara, kegiatan musyawarah kerja Manado”

2. Hanya kuasa hukum Yang Datang

Pangilan pertama tidak datang maka Bareskrim memanggil untuk yang kedua kalinya namun Haji Lulung tetap saja tidak datang, tapi yang datang adalah pengacaranya atau kuasa hukumnya.

3. Tidak dapat Surat Pangilan

Di Pangilan kedua Haji Lulung tidak datang karena merasa dirinya tidak pernah dapat Surat Panggilan dari Kepolisaian.

“Saya belum dapat panggilan, belum ada suratnya (jadi tidak datang),” kata Haji Lulung  , Rabu (29/4) seperti dikutip dari merdeka.com.

4. Belum Jadi Tersangka

Dia meminta kepada media untuk tidak menafsirkan penggeledahan yang dilakukan di ruangannya sebagai bentuk dirinya tersangka. Sebab, dia masih menunggu proses hukum yang berlangsung.

“Teman-teman wartawan jangan ingin saya langsung jadi tersangka. Nanti kan hasil penyidikannya dilihat dulu nanti hasilnya,” simpulnya.

5. Tidak Ingin salah dalam bersaksi

Effendi yang merupakan kuasa hukum Haji Lulung menyebutkan jika lienya tersebut tidak ingin salah dalam memberikan kesaksian di hadapan penyidik Mabes Polri, maka kliennya hanya ingin memastikan terlebih dahulu mengenai pemeriksaan tersebut. “Beliau memang dipanggil, tapi beliau tidak mau salah dalam bertindak, sehingga memberi kuasa kepada kami untuk mengecek terlebih dahulu,” kata Effendi di Bareskrim Mabes Polri.


Like it? Share with your friends!