Heboh Fenmena Cacing Keluar dari Dalam Tanah Dalam kondisi Melepar dan Kepanasan, Pertanda Apakah Ini


ccing

[ads1]Palingseru.com – Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya warga Bantul kini sedang dihebohkan dengan keluarnya cacing dari dalam tanah dalam kondisi melepar kepanasan. Fenomena seperti ini membuat banyak orang masih bertanya – tanya dengan pertanda apakah fenomena ini bisa terjadi ?

Jika banyak ilmuan yang mengatakan bila cacing – cacing yang keluar dari dalam tanah dalam kondisi kepanasan ini bisa dikaitkan denganĀ  gempa 5,9 skala Richter yang pernah mengguncang, Sabtu Wage 27 Mei 2006 silam. Namun, gempa itu saja jika dipikirkan sudah terjadi sudah 10 tahun yang lalu. Akan tetapi, salah satu tim Barnas meyakinkan jika fenomena ini bisa saja terjadi akibat peningkatan aktivitas tektonik di jalur subduksi kidul kuno, akibat terjadi pelepasan energi ke permukaan tanah.

Melihat fenomena aneh ini, Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengakui jika cacing – cacing kepanasan tersebut bermunculan di wilayah Karangjati, Kasihan, Bantul. Dan fenomena ini pertama kali ia lihat saat hujan musim kemarau.

“Memang kemarin saat liburan saya bersama istri saya jalan-jalan, melihat banyak cacing muncul, jumlahnya memang banyak. Dan kemarin kan sempat hujan, dan saat ini panas. Kemungkinan karena kepanasan mereka muncul di permukaan,”kata Dwi Daryanto seperti yang dilansir dari liputan6.com (4/6).

Fenomena munculnya cacing – cacing kepanasan ini memang menjadi suatu hal janggal di pikiran setiap orang . Namun Dwi Daryanto menghimbau jika warganya harus yakin jika fenomena tersebut akibat keterkaitan dengan gempa yang pernah terjadi pada tahun 2006 itu.

Menindaklanjuti penyebab munculnya cacing – cacing kepanasan dari dalam tanah tersebut, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan jika cacing tersebut bisa saja muncul akibat perubahan musim.

“Menurut saya, cacing dan semut merespons perubahan musim hujan ke musim kemarau. Semoga hewan-hewan hanya menyesuaikan diri dari transisi musim hujan ke musim kemarau saja,” ungkap Sutopo Purwo Nugroho seperti yang dilansir dari Liputan6.com (4/6).

Dan sampai saat ini belum ada jawaban jelas terkait fenomena munculnya cacing dari dalam tanah dalam kondisi kepanasan ini. Fenomena ini pun menjadi berita heboh di sejumlah media sosial.


Like it? Share with your friends!