Ini Kata MUI Soal Suara Kaset Mengaji Diputar di Masjid, Sebabkan Polusi Suara


dengar-suara-mengaji-dari-kaset-jadi-polemik-apa-tindakan-mui

Palingseru.com – Sampai saat ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum bisa menjawab pertanyaan apakah mengaji dengan bantuan kaset mendapat pahala atau tidak. Namun, MUI akan merespon permintaan fatwa dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla yang menganggap jika suara mengaji menggunakan kaset sebagai polusi suara sehingga MUI merespon fatwanya agar tidak menjadi konflik ke depannya kelak.

“Kita harus bahas, jangan sampai jadi sumber konflik. Ya memang ada yang nyaman ada yang tidak nyaman. Yang nyaman mungkin yang merasa senang kalau mendengar suara AlQuran. Ada yang merasa terganggu, ada yang tidak,” kata Wakil Ketua Umum dan Ketua Bidang Fatwa MUI, KH Maaruf Amin, seperti dilansir Merdeka.com.

Penjadwalan pembuatan fatwa ini tidak bisa dilakukan dengan cepat, karena saat ini MUI masih memiliki jadwal yang sangat padat.

“Ini kan baru muncul tadi. Fatwa tidak bisa mendadak, harus lewat kajian dan mencari dasar hukumnya dulu. Nanti kita akan bahas tapi tidak sekarang,” tuturnya.

JK meminta kepada MUI agar segera membuatkan fatwa mengenai pahala mengaji dengan kaset yang di sampaikan dalam acara pembukaan Fatwa MUI di Tegal, Jawa Tengah.

Untuk pembuatan fatwa ini MUI terlebih dahulu mengkaji lebih dalam, dan akan dibahas bersama-sama mengenai rancangan kesimpulan mengenai fatwa tersebut.

Selama ini JK melarang pemutaran kaset mengaji di masjid-masjid karena menyebabka polusi suara. JK mengatakan itu sangat mengganggu, apa lagi diputarkan saat satu jam sebelum sholat subuh, JK menganggap jika suara itu hanya membangunkannya dari tidurnya dan membangunkan orang lain dengan suara mengaji dari kaset sebelum waktunya sholat dianggap mengganggu oleh JK.

 


Like it? Share with your friends!