Waspada Ada Penculikan Anak Untuk diambil dagingnya dan dijadikan Daging Bakso


penculikan-anak2222_20150623_182332

[ads1]Palingseru.com – Warga kota Kotamobagu akhir – akhir ini sedang diresahkan oleh kasus penculikan anak usia 10 tahun untuk diambil dagingnya dan dijadikan bahan baku pembuatan daging bakso.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Keluarga Berencana kota Kotamobagu Rafiqa Bora menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada menjaga anak mereka untuk tidak bermain di pinggir jalan.

“Imbauannya agar masyarakat, jangan membiarkan anak-anak yang berusia 10 tahun ke bawah bermain di pinggir Jalan. Penculikan, ini marak terjadi Indonesia, termasuk di Kotamobagu, apalagi pada jalanan yang sepi,” ujar Rafiqa Bora .

Selain itu, Rafiqa Bora juga mengatakan jika penculikan itu lebih banyak mengintai anak yang berusia 10 tahun. Korban nantinya akan di kirim di China dan akan di bunuh secara tragis untuk diambil dagingnya. Dan parahnya lagi , daging tubuh korban nantinya akan dijadikan sebagai bahan baku pembuatan daging bakso.

“Setelah diculik, anak-anak tersebut akan dikirim ke Cina, dan bahkan daging anak tersebut ada yang dijadikan bahan membuat bakso,” ungkapnya.

Dalam mengantisipasi kasus penculikan di Kota Kotamobagu ini, Rafiqa Bora juga telah bekerja sama dengan pihak kepolisian melalui sebuah surat pernyataan yang di dalam berisi kewajiban untuk melakukan penjagaan dan pengawasan ketika anak SD pulang sekolah.

“Itu sesuai dengan arahan dari Polda sulut, agar adanya kerja sama dengan polres Bolmong untuk menugaskan petugas pada jam pulang sekolah. Terutama di Sekolah Dasar,” ujar Rafiqa Bora seperti yang dilansir dari Tribunnews.com (24/6).

Untuk itu, Rafiqa mengharapkan kepada seluruh orangtua yang ada di kota Kotamobagu maupun diseluruh Indonesia agar lebih peduli lagi dengan buah hatinya jika tak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan.

More From: Berita Menarik