5 Hal Yang Tidak Kamu Ketahui Kenapa Margriet Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Angleine


margriet-dijerat-pasal-pembunuhan-berencana-terancam-hukuman-mati-rev2

[ads1]Palingseru.com – Kasus pembunuhan Angeline bocah SD berumur 8 tahun sampai saat ini masih menjadi kasus penyidikan oleh pihak kepolisian. Pasalnya , Angeline yang ditemukan tewas di belakang rumah ibu angkatnya ini akibat dibunuh oleh ibu angkatnya sendiri Margriet Christina Magawe. Dari kasus penyidikan pihak kepolisian , ada sejumlah hal sampai saat ini tidak banyak orang ketahui kenapa Margriet ini dijadikan tersangka kasus pembunuhan Angeline.

Kapolda Bali, Inspektur Jenderal Ronny F Sompie sendiri mengungkapkan jika Margriet lah yang selama ini menjadi pelaku pembunuhan Angeline. Margriet yang awalnya di dakwah sebagai saksi penelantaran anak , kini sudah terbukti jika dirinya lah pelaku pembunuhan utama itu. Dan Agus yang sebelumnya menjadi pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan itu, hanya membantu menguburkan jenazah bocah malang Angeline. Kuburan itu berada di halaman belakang kediaman Margriet di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar, Bali.

Dan kini akan terungkap sejumlah hal yang tidak kamu ketahui kenapa Margriet ini dinyatakan menjadi tersangka kasus pembunuhan Angeline, seperti yang dilansir dari Merdeka.com, inilah dia diantaranya :

1. Polisi Beberkan Tiga Barang Bukti Jerat Margriet Sebagai Tersangka

Dalam kasus pembunuhan Angeline yang pelaku utamanya Margriet ini telah dilihat dari sejumlah bukti . Kapolri membeberkan penyebab Angeline (8) tewas ini akibat Margriet Christina Magawe melakukan kekerasan . Tindak kekerasan yang dilakukan Margriet ini membekaskan luka pukulan di belakang kepala korban dan bukti ini sudah terlihat dalam hasil autopsi ahli Kedokteran Forensik RS Sanglah Denpasar. Tak hanya itu saja, bukti jerat bila Margriet pelaku utama pembunuh Angeline ini juga tercantum dalam keterangan saksi ahli dari Laboratorium Forensik Polda Bali dan Mabes Polri yang pada saat itu melakukan olah tempat kejadian perkara di kediaman korban dan tersangka di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar menyatakan jika memang Margrietlah pembunuh utama Angeline hingga menghembuskan nafas terakhir.

2. Atas Perintah Margriet Agus Taruh Celana Dalam di Jenazah Angeline

Kasus pembunuhan Angeline bocah 8 tahun ini diketahui menjadi kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh ibu angkatnya sendiri Margriet dengan saksi Agus yang dijadikan sebagai pihak ketiga dalam kasus pembunuhan Angeline itu. Agus yang sebelumnya menjadi pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan itu, ternyata hanya membantu menguburkan jenazah bocah malang Angeline dan mengatakan jika pada saat itu Agus diperintah oleh Margriet untuk menyimpan celana dalamnya di jenazah Angeline. Agus yang kini dijadikan sebagai saksi juga telah mengaku jika pada saat itu dirinya pernah melakukan kekerasan seksual terhadap Angeline.

“Celana dalam Agus Tay yang ditaruh di dalam bungkusan jenazah atas perintah Margriet,” ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

3. Kapolri Tegaskan Margriet Kerap Melakukan Kekerasan Pada Angeline

Margriet Megawe yang dinyatakan menjadi pelaku utama pembunuhan ini diresmikan oleh pihak kepolisian Daerah Bali resmi dengan beberapa bukti yang diantaranya tindak kekerasan dari hasil otopsi dan hasil ujis tes kebohongan yang bisa dipercaya.

“Margriet jadi tersangka karena alat buktinya sudah cukup, namun yang bersangkutan sampai saat ini belum diperiksa sebagai tersangka kasus pembunuhan Angeline. Keterangan beberapa saksi yang menguatkan tentang adanya kekerasan oleh Ny Margriet terhadap Angeline pada beberapa waktu korban masih hidup, bisa menjadi petunjuk,” ungkap Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

4. Margriet di Jerat Pasal Pembunuhan Berencana, Terancam Hukuman Mati

Margriet telah dinyatakan sebagai pelaku utama pembunuhan Angeline (8) dengan tuduhan pembunuhan berencana dan kini pihak Kepolisian menetapkan jika Margrite telah melakukan kasus kekerasan dalam pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Tersangka M dikenakan pasal berlapis. Selain pelaku dalam menghilangkan nyawa seseorang juga kasus penelantaran anak. (Untuk pembunuhan) Pasal yang disangkakan kepada Margriet adalah pasal KUHP 340 tentang pembunuhan berencana jo 388,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Wiyanto di kantornya, Minggu (28/6) malam.

5. Kasus Angeline , Polisi tak Berhenti di Margriet dan Agus

Dalam kasus pembunuhan Angeline ini , pihak kepolisian tak ada henti – hentinya melakukan penyidikan terhadap dua pelaku pembunuhan yang diantaranya pelaku utamanya Margriet Christina Magawe dan Agust Tay sebagai saksinya. Namun pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan karena takut masih ada pihak lain yang bersangkutan dalam pembunuhan Angeline ini.

“Yah kita masih kembangkan kasus ini. Untuk saat ini baru kita tetapkan M dan Ags dalam kasus terbunuhnya Angeline,” terang Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto.

Margriet dan Agus dikenakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Nah, itulah dia kelima hal yang tidak kamu ketahui terkait kasus pembunuhan Angeline dan kenapa Margriet dinyatakan sebagai pelaku pertama pembunuhan tersebut.

More From: Berita Menarik