Tahukah Kamu Kemana Larinya Uang Receh Sumbangan Pelangan Alfamart ?


uang sumbangan alfamart

[ads1]Palingseru.com – Pernahkah kamu berfikir kemana larinya uang receh sumbangan pelanggan yang biasanya ada di kotak – kotak amal Afamart ? seringkali ketika kita masuk di dalam sebauah alfamart selalu melihat ada kotak amal di beberapa sudut atau biasa di dekat kasir. Biasanya juga si kasir minimarket Alfamart selalu menanyakan apakah konsumen ingin mendonasikan uang receh atau tidak dan nantinya uang receh tersebut akan dimasukkan ke dalam setruk belanja sebagai bentuk bukti jika pelanggan telah menyumbangkan uang recehnya.

Buat kamu yang masih bertanya – tanya lari kemana sumbangan uang receh pelanggan alfamart itu nantinya ?

Menjawab pertanyaan seperti ini PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT) mengatakan jika adanya permintaan sumbangan uang receh ini menjadi salah satu tanda partisipasi masyarakat yang lebih luas . Sebelumnya mereka telah memiliki inisiatif untuk menjalankan aksi kemanusiaan dengan melibatkan partisipasi konsumen selain program CSR . Namun melihat banyak pelanggan yang seringkali menyepelekan uang receh, sehingga pihak Alfamart lebih memanfaatkan uang receh tersebut dengan alih – alih mengajak pelanggan berpartisipasi menyumbangkan uang receh kembalian belanjanya.

Dengan adanya partisipasi yang lebih luas dari masyarakat tersebut , Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengatakan jika ini menjadi salah satu aksi kemanusiaan yang nantinya uang sumbangan tersebut akan disalurakan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Melalui aksi sumbangan uang receh ini nantinya pihak pengelola yang dijalankan Alfamart dan nantinya dapat disalurkan melalui Donasi-Ku Belanja dengan membantu masyarakat luas di berbagai sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, bencana alam, lingkungan hidup, sampai pemberdayaan usaha kecil.

Di awal tahun 2015 ini , pihak Alfamart bekerjasama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) untuk membangun 3 Rumah Singgah bagi anak penderita kanker di Indonesia dari hasil donasi konsumen periode 1-31 Januari 2015 Rp 2.396.592.401. Ketiga rumah singgah yang di dirikan tersebut juga akan memiliki fungsi yang begitu bermanfaat bagi masyarakat , yang pertama Rumah Singgah berguna untuk membantu anak-anak kurang mampu yang sedang menjalani proses pengobatan kanker. Yang kedua  Rumah Singgah ini didirikan dekat dengan Rumah Sakit yang memiliki fasilitas pengobatan dan dokter spesialis kanker pada anak.

Tak hanya untuk membangun rumah singgah saja, uang hasil donasi dari sejumlah pelanggan Alfamart yang telah ikhlas menyumbangkan uang recehnya ini nanti akan disalurkan oleh pihak SAT bersama Yayasan Berani Bhakti Bangsa (YBBB) untuk melakukan program Bright Eyes, Bright Future, guna membagikan kacamata gratis untuk anak Indonesia yang memiliki gangguan penglihatan jarak dekat.

Program – progam yang dilakukan oleh Pihak Donasiku -Ku ini diketahui telah memiliki banyak rencana yang baik untuk menggunakan uang receh hasil sumbangan para pelanggan alfamart.

Dalam pengumpulan kaca mata yang dilakukan sejak periode 1 Februari-30 April 2015 ini tercatat jika pihak SAT berhasil mengumpulkan sejumlah Rp 6.949.230.470. Selain itu, bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bisa mengumpulkan sebanyak 7.285 kacamata dan di tahun 2014 yang lalu diketahui pihaknya telah berhasil mengumpulkan 9.626 kacamata dengan pemeriksaan mata kepada 42.438 anak, secara gratis.

Di tahun 2015 ini juga diketahui bila pihak Donasi-Ku bekerja sama dengan Habitat for Humanity (HFH) Indonesia untuk merekonstruksi Rumah Layak Huni bagi keluarga prasejahtera dalam program Kampung Alfamart. Sepanjang periode 1-31 Mei 2015 terkumpul donasi sebanyak Rp 2.640.754.074.

Namun ketika penutupan semseter terjadi, pihak SAT kembali bekerja sama dengan United Nations Children Fund (UNICEF) melalui rangkaian program Sahabat Pendidikan Indonesia. Periode 1-30 Juni 2015, donasi konsumen untuk program ini mencapai Rp 2.636.696.021 dimana program yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif, baik dari segi fasilitas maupun tenaga pengajarnya.

Tak hanya itu saja, memasuki semester kedua 2015, SAT bekerja sama dengan Yayasan BM Cinta Indonesia akan menjalankan program pemberian 10.000 paket bantuan kepada keluarga prasejahtera. Program yang berlangsung selama periode 1-31 Juli 2015 dan telah mendapat dukungan Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI.

More From: Berita Menarik