7 Negara Yang Mengatur Pemberian Namanya Kepada Bayi yang Baru Lahir


657x328-di-7-negara-ini-pemberian-nama-bayi-diatur-oleh-pemerintah-150728i

Palingseru.com – Memberi nama anak merupakan salah satu hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan yang sudah menikah. Mereka akan sibuk mempersiapkan nama yang baik untuk anaknya dari jauh-jauh hari.

Tapi, tidak semua orangtua yang bisa melakukan demikian, sebab di beberapa negara ada aturan yang sangat aneh, yaitu mengatur pemberian nama terhadap bayi yang baru lahir.

Setidaknya ada tujuh negara yang memberlakukan peraturan tersebut. Pemberian nama bayi harus berdasarkan daftar nama yang diberikan pemerintah.

Nah, mau tau negara mana saja yang mengatur pemberian nama bayi ? Yuk, langsung saja kita simak ulasannya yang berikut ini, seperti dilansir Brilio.net.

1. Selandia Baru

Selandia Baru merupakan negara yang terkenal memberi peraturan mengenai pemberian nama bayi yang baru lahir. Negara ini mempersiapkan setiap tahunnya daftar nama yang untuk diberikan kepada bayi-bayi yang lahir di tahun tersebut.

2. Islandia

Tak jauh berbeda dengan negara Selandia Baru, Islandia juga telah merilis daftar nama bayi setiap tahunnya. Ada sekitar 1.800 nama bayi perempuan dan 1.700 nama bayi laki-laki untuk dipilih oleh orangtua untuk diberikan kepada anaknya.

3. China

China juga memberlakukan peraturan ini untuk anak-anak yang baru lahir dinegaranya. Bahkan saking  ketatnya China hanya memberikan nama yang bisa dibaca oleh mesin scan komputer.

4. Swedia

Swedia memiliki alasan unik untuk peraturan pemberian nama bayi yang baru lahir. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat. Meskipun berniat baik, tapi tetap saja tidak mengenakan untuk orangtua si bayi.

5. Maroko

Negara Maroko sangat ketat dalam menjalankan peraturan pemberian nama untuk bayi yang baru lahir. Bahkan negara Maroko sangat melarang penggunaan nama etnis Berber  yang dianggap telah melanggar Hak asasi manusia.

6. Jerman

Jerman memberlakukan pemberian nama pada bayi yang baru lahir, sebab negara tersebut menginginkan pemberian nama yang menggambarkan jenis kelamin perempuan atau laki-laki. Jika tidak menggambarkan jenis kelamin, maka orang tersebut akan dilarang masuk ke negara Jerman.

7. Jepang

Jepang ternyata juga memberlakukan peraturan pemberian nama tersebut. Tujuannya sama dengan  Swedia, yaitu untuk menghindari adanya kesenjangan sosial dimasyarakat.

Nah, itulah dia ke tujuh negara yang memberlakukan peraturan pemberian nama bayi yang baru lahir.

 

 

Baca Juga : Jika Di Dekati Kucing Berarti ada 3 Pertanda dari Allah. Kamu Mau Tahu?

More From: Menarik