5 Produk Terkenal ini Sering Dipalsukan, Kamu Perlu Waspada Jangan Sampai Tertipu


kkk

[ads1]Palingseru.com – Tindakan penipuan produk – produk terkenal memang sedang menjadi hal yang perlu ditindaklanjuti. Banyak para produsen yang berhasil melakukan pemalsuan produk demi memenuhi permintaan pelanggan. Namun , pemalsuan produk ini tentunya menjadi tindak kejahatan yang patut ditangani lantaran merugikan konsumennya. Untuk saat ini saja sudah ada beberapa produk terkenal yang sering dipalsukan.

Beberapa produk terkenal ini sudah lama dipercaya para konsumen dengan khasiatnya yang mujarab. Namun semakin banyak permintaan semakin banyak pula produsen yang mencari keuntungan lebih dengan melakukan pemalsuan bahan dasar produk tersebut agar mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Dari sini para konsumen perlu berwaspada, dan untuk mencegah penipuan tersebut kamu harus lebih jeli dalam membeli sebuah produk dengan mengetahui ciri dan cara melihat asli atau palsunya barang tersebut.

Seperti yang dilansir dari Merdeka.com, inilah dia 5 produk yang sering dipalsukan , kamu perlu waspada jangan samapi tertipu. Yuk, simak bersama :

1. Minyak Kayu Putih

Salah satu produk yang sering dipalsukan yakni produk minyak kayu putih yang di percaya sebagai obat P3K. Namun kamu jangan sembarangan memilih minyak kayu putih, karena ada sejumlah minyak kayu putih palsu yang sedang beredar di pasaran. Minyak Kayu putih palsu ini bila digunakan akan membuat penggunanya gatal – gatal dan iritasi.

Pihak perusahaan minyak kayu putih sendiri menghimbau kepada para konsumen untuk terus berhati – hati karena ada sejumlah oknum yang berhasil memalsukan produk tersebut. Pihak minyak kayu putih memberikan contoh produk minyak kayu putih palsu yang kini beredar yakni produk “CAP LANG” . Pemalsuan ini dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab demi meraup keuntungan yang lebih besar.

Dalam membeli produk minyak kayu putih , konsumen perlu jeli dalam membeli produk yakni dengan mengetahui ciri khas CAPLANG aslu dan CAPLANG Palsu. Untuk mengetahui cirinya – cirinya , berikut ini tipsnya :

  • Botol kemasan Cap Lang ASLI lebih langsing ketimbang botol Cap Lang PALSU yang lebih gemuk.
  • Label merk dan petunjuk pemakaian pada kemasan Caplang ASLI lebih rapi dan sempit pada penempelannya. Sementara pada Cap Lang PALSU jarak stiker labelnya lebih lebar.
  • Kemasan tutup Cap Lang ASLI emboss logo elangnya timbul sedangkan pada Cap Lang palsu justru embos masuk ke dalam.
  • Saat dikocok pada minyak kayu putih Cap Lang ASLI busa akan cepat menghilang, Sementara saat dikocok pada Cap Lang PALSU busa tidak cepat menghilang.

2. Tas dan Jam Merk Chanel

Pemalsuan produk bukan hanya bahan makanan dan minuman saja, melainkan barang – barang fashion pun ada yang dipalsukan seperti tas dan jam merek Chanel. Pemalsuan barang tersebut dilakukan sejak Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menggeledah sejumlah pertokoan karena memperdagangkan berbagai barang bermerek Chanel. Dalam penggeladahan tersebut bukan hanya barang bukti saja yang ditemukan melainkan juga tertangkap 4 tersangka pemalsu merk tersebut.

Kasubdit Industri Perdagangan (Indag) Mabes Polri, Kombes Helmy Santika ini mengatakan jika keempat tersangka itu telah diperiksa sebagai tersangka.

“Empat orang sudah kita tetapkan jadi tersangka berinisial LT, VN, ZL dan PP pemilik barang. Saksi yang sudah kita periksa 16 orang,” kata Kasubdit Industri Perdagangan (Indag) Mabes Polri, Kombes Helmy Santika.

Sebagai hukuman , keempat tersangka itu pun melakukan persidangan dan dikenakan Pasal 91 dan 94 Undang-Undang No15 tahun 2001 tentang merek.

“Ancaman hukuman pasal 91 (memproduksi/menjual barang dengan merk yang sama pada pokoknya) 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta. Untuk pasal 94 (memperdagangkan) ancaman hukumannya 1 tahun penjara dan denda Rp 200 juta,” kata Helmy Santika.

3. BlackBerry

Sejauh ini pemalsuan barang juga terjadi pada sejumlah produk electronik. Seiring banyaknya permintaan smartphone di pasaran , produk Blackberry juga diketahui ada yang palsu. PT Erajaya Swasembada Tbk menyatakan penjualan Blackberry di Indonesia tengah mengalami penurunan akibat banyak persaingan pasar dan kuatnya pangsa pasar BlackBerry dengan produk ilegal (Black Market).

Direktur Marketing Erajaya Djatmiko Wardoyo mengatakan jika pangsa pasar BlackBerry ini menurun sudah terjadi sejak tahun 2011 silam.

“Sejak tahun lalu sudah turun. Karena kan tahun 2011, BlackBerry itu launching langsung 4-5 model di sekaligus enam kota terbesar, setelah itu hingga 2013 tidak launching lagi, hanya terakhir Maret kemarin launching Z10 dan Q10 yang mencapai 50 persen,” ujar Marketing Erajaya.

Tak hanya adanya produk ilegal saja yang mempengaruhi penurunan blackberry , tetapi akibat persaingan smartphone android yang kini lebih banyak dimintai para konsumen.

“Sistim OS mulai bersaing sehingga lebih banyak pilihan kan, makanya masyarakat lebih cenderung milih itu,” ujar Djatmiko.

Dan produk BlackBerry yang kini diketahui ilegal yakni ponsel terbaru Blackberry dengan seri Z10 dan Q10.

4. Merek Lea

Logo celana jeans merek Lea ini dipercaya sebagai merek jeans paling nyaman jika digunakan , selain itu jenis kainnya pun berkualitas sehingga tak heran bila Lea ini banyak dicari konsumen. Seiring banyaknya permintaan Lea ini, banyak oknum yang tdak bertanggung jawab dengan memalsukan produk Lea tersebut.

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan baru – baru ini melaporkan jika mereka berhasil menangkap empat pabrik yang memalsukan merek Lea. Diketahui bila pabrik yang memalsukan merek Lea tersebut berada di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Pabrik yang beromset hingga Rp 2 miliar ini telah beroperasi selama satu bulan dan berhasil memproduksi lebih dari 12.000 celana Lea.

Tak hanya itu saja, pihak kepolisian juga berhasil menyita barang bukti yang meliputi mesin jahit, merek palsu, hologram, ribuan celana dan bahan baku jean. Dan supaya kamu tidak tertipu oleh produk Lea, kamu dapat membedakan Lea yang asli dan palsu yakni jika ada logo Lea 45 pada ritsleting itu bearti Lea asli.

5. Minuman Dalam Kemasan

Pemalsuan produk juga terjadi pasa minuman dalam kemasan yakni dengan menggunakan botol – botol bekas minuman yang telah rusak dan nantinya digunakan lagi untuk diperjual belikan. Botol – botol bekas yang dipungut pemulung itulah yang nntinya akan dibersihkan dan digunakan lagi. Dan bagi oknum yang tidak bertanggung jawab, mereka akan meraup keuntungan dengan memalsukan air kemasannya, bisa saja air mineral palsu. Sejumlah bukti melaporkan jika air minuman mineral palsu itu dibuat dengan air sumur dicampur dengan tawas.

Dan nantinya minuman palsu ini akan ke penjaja asongan, warung pinggir jalan, kios dan warung nasi. Mereka tidak akan tahu itu minuman asli atau palsu karena label di kemasan tersebut sama seperti minuman asli yang ternyata itu adalah botol bekas.

“Dari luar tidak kelihatan karena ditutupi label kemasan merek kopi hingga leher botol plastik. Tutup juga masih disegel sehingga saya tak curiga. Tahunya pas diminum isinya teh manis,” kata Toni .

Nah, itulah dia kelima produk terkenal yang sering dipalsukan .

More From: Menarik