Pak JK ko Gak Beri Hormat Ketika Pengibaran Bendera Merah Putih


wapres-jk-tak-hormat-bendera_20150817_135512

Palingseru.com – Dunia maya sempat heboh pada Senin, 17 Agustus 2015 semalam, saat melihat sebuah foto yang menunjukan Jusuf Kalla  tidak memberi hormat kepada sang Merah Putih saat melakukan upacara bender di Istana Merdeka.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla pun menjadi bahan perbincangan pada saat Ulang Tahun ke-70 kemerdekaan Republik Indonesia.

JK yang merupakan sapaan akrab untuk Wakil Presiden tersebut dianggap tidak bersikap hormat ketika pengibaran bendera Merah Putih dalam upacara kenegaraan memperIngati hari proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka oleh netizen.

Hal ini karena, saat sesi pengibaran bendera, JK tertangkap kamera tidak memberikan hormat kepada Sang Merah Putih dengan menyejajarkan tapak tangan setinggi dahi tanda penghormatan.

Sedangkan Presiden Joko Widodo memberikan hormat kepada Sang Merah Putih seperti peserta upacara bendera lainnya.

Akibatnya, beberapa akun mulai menghujat Jusuf Kalla saat itu. “Pak Jusuf Kalla gak hormat bendera. Keder dia ya?” tulis akun @dddyyyaaahhh.

“Dihh, itu si Jusuf Kalla warga negara mana sih?? Masa ga hormat bendera pas lg pengibaran.. – Indopendence.”
sindir akun @depadep.

Seperti dilansir Tribunnews.com, ternyata sikap JK yang tidak memberikan hormat pada Sang Merah Putih, bukanlah merupakan sikap yang bertentangan dengan hukum.

Sebab, menyejajarkan tapak tangan ke dahi untuk memberikan salut, merupakan sikap penghormatan khas militer. Sementara jenis salut yang diatur dalam Pasal 20 Peraturan Pemerintah Nomor 40/1958 tentang Bendera Kebangsaan RI, tidak mengharuskan pejabat negara sipil memberikan sikap salut ala militer.

dwi-prolamator-sukarno-dan-hatta

Kamu bisa lihat pada pasal berikut ini:

Pada waktu upacara penaikan atau penurunan Bendera Kebangsaan, maka semua orang yang hadir memberi hormat dengan  berdiri tegak, berdiam diri, sambil menghadapkan muka kepada bendera sampai upacara selesai.
Mereka yang berpakaian seragam dari sesuatu orhanisasi memberi hormat menurut cara yang telah ditentukan oleh organisasinya itu.
Mereka yang tidak berpakaian seragam, memberi hormat dengan meluruskan lengan ke bawah dan melekatkan  tapak tangan dengan jari-jari rapat pada paha, sedang semua jenis penutup kepala harus dibuka, kecuali kopiah, ikat kepala, sorban dan kudung atau topi-wanita yang dipakai menurut agama atau ada kebiasaan.

Like it? Share with your friends!