Di Rusia ada Kontes Foto Selfie Bersama Mayat Hadiahnya Uang Tunai Rp 1 Juta


kontes-selfie-bersama-mayat-di-rusia-ini-berhadiah-rp-1-juta-c76e

[ads1]Palingseru.com – Selfie saat ini sudah menjadi kebiasaan utama yang sering dilakukan banyak orang. Bahkan di Indonesia ini tak sah jika melakukan sesuatu hal tidak selfie. Mungkin selama ini selfie dijadikan sebagai ajang pamer dengan memperlihatkan pose yang menarik , kini di Rusia selfie dijadikan sebagai kontes untuk memperebutkan hadiah yakni bagi peserta yang berani selfie dengan mayat maka akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 1.000-5000 rubel (Rp 200 ribu – Rp 1 juta).

Kontes foto selfie ini berasal dari sebuah situs di internet. Dan kontes ini pun menjadi kasus yang sedang ditangani pihak kepolisian. Kontes foto selfie itu tersebut ada di grup di VK bernama ‘Selfie bersama mendiang’ .

Group tersebut memberikan kesempatan oleh para natizen dengan siapa yang bisa selfie dengan mayat dengan pose tersenyum yang menarik. Pemenang selfie terbaik nantinya akan mendapatkan hadiah sebesar 1.000-5000 rubel (Rp 200 ribu – Rp 1 juta).

Di dalam group tersebut pun dipenuhi oleh foto orang-orang berpose bersama mayat di rumah-rumah duka berhasil memenuhi halaman grup selfie bersama mendiang tersebut.

Group itu pun terus – terusan di pantau oleh pihak kepolisian ,  dan pada saat itu ada salah satu pemenang yang berhasil terpilih dengan foto selfie terbaik bersama mayat yang tewas karena kecelakaan lalu lintas di Syktyvkar, Rusia.

Pihak kepolisian ,  Syktyvkar, Alexander Shidysov mengatakan jika saat ini mereka masih mencari kejelasan mengenai laporan dari kontes tersebut. 

“Kami tengah bekerja untuk mencari kejelasan mengenai laporan ini dan berusaha memastikan apakah ada individu atau sekelompok orang di balik semua ini.” ungkap Syktyvkar, Alexander Shidysov seperti yang dilansir dari infospesial.net (19/8).

Setelah diselediki jika sang admin dari grup tersebut bernama Alfred Polyakov . Dan kini si pemilik akun telah terblokir karena aktivitas mencurigakan di media sosial. Dari keterangan yang ada jika akun tersebut didirikan oleh  seorang professor universitas berusia 28 tahun dari Donetsk dan telah mendirikan grup tersebut sebulan silam.

Setelah dimintai keterangan jika  mereka menceritakan kelompok itu dengan tujuan menciptakan sebuah kelompok untuk mengubah sikap banyak orang terhadap kematian. Para peserta yang ikut selfie pun harus cukup usianya sesuai dengan yang ditentukan.

“Kami menciptakan kelompok ini untuk mengubah sikap kebanyakan orang terhadap kematian. Pertama, kami tak mengizinkan anak-anak di bawah umur mengikuti kompetisi ini. Kedua, kami akan menerbitkan foto itu hanya jika keluarga mendiang menandatangani pernyataan yang menyebut mereka tak keberatan. Tak ada hal buruk di dalamnya jika kita berfoto dengan penuh cinta bersama keluarga kita yang telah meninggal dunia.” ungkap Polyakov dalam profilnya.

Menurut Polyakov mengatakan jika ajang foto selfie ini bertujuan untuk membantu keluarga mendiang untuk menebus kesedihan mereka.

“Dengan kontes ini kami melakukan hal yang baik yaitu berusaha membantu keluarga mendiang untuk menebus kesedihan mereka. Dan, tentu saja, ada uang tunai 5.000 rubel jika mereka menang dan itu sangat banyak,” ungkap Polyakov.

Namun karena foto dengan mayat ini merupakan sebuah tindakan menyimpang , maka pihaknya masih akan melakukan penyelidikan tahap awal dan belum menentukan hukuman apa yang akan didapat pelaku akibat perlombaan nyeleneh tersebut.

More From: Aneh Unik