6 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Saat Pinjami Uang ke Teman


Photo source: kaskus

Kamu punya teman yang suka meminjam uang? Dan kamu selalu kamu berbaik hati pinjami uang ke teman kamu? Maka tips kali ini bakalan cocok banget untuk kamu, karena kamu harus ingat kalau pertemanan kamu bisa saja renggang karena uang. Jangan sampai maksud baik kamu yang ingin meminjamkan uang justru menjadi bumerang bagi kamu sendiri.

Meminjam uang ke teman adalah hal yang mudah, bisa dibilang tanpa jaminan dan tanpa syarat khusus. Maka untuk kamu yang ingin meminjamkan uang ke teman kamu, bisa kamu perhatikan 6 hal yang akan saya jabarkan kali ini.

1. Kenali Teman

Yaap, ini menjadi syarat utama untuk kamu meminjamkan uang ke teman kamu. Kenali teman kamu dan pastikan teman kamu dapat dipercaya dan bisa mengembalikan uang kamu.

Kalau kamu punya teman yang amat boros, bahkan penghasilannya selalu habis sebelum tiba tanggal gajian. Ini bisa menjadi alarm kamu untuk tidak meminjamkan rupiahmu ke dia. Begitu juga, jika temanmu tidak bisa dipercaya, maka buatlah alasan yang masuk akal untuk menolaknya meminjamkan uang.

Tapi ingat, alasan ini hanya untuk menghindari jenis teman yang kemungkinan besar tidak mengembalikan uangmu. Jika ada temanmu yang memang membutuhkan uang dan kamu yakin dia bisa membayarnya lagi, maka bantulah dia.

2. Tujuan Pinjaman

Sebelum mengeluarkan uang dari dompet atau mentransfer uang untuk dipinjamkan ke teman, tanyakan dulu alasan teman kamu meminjam uang. Hal ini bisa menjadi pertimbangan kamu untuk memberi atau menolaknya.

Jika alasannya hanya untuk bersenang-senang, maka batalkan niatmu meminjamkan uang, dengan tidak lupa mengucapkan maaf. Tapi jika alasannya untuk kebutuhan mendesak dan sangat penting, seperti untuk biaya rumah sakit atau pernikahan, maka meminjamkan uang ke temanmu merupakan perbuatan mulia.

 3. Nilai Pinjaman

Nilai atau besaran pinjaman merupakan hal yang juga wajib kamu pertimbangkan. Kadang jumlah uang yang dipinjam terlalu besar dan kamu tidak bisa memberikan sesuai yang diminta, baik karena kamu tidak memiliki uang dengan nominal tersebut atau kamu hanya ingin meminjamkan setengahnya.

Contoh, temanmu meminjam uang sebesar Rp20 juta, tapi kamu hanya ingin meminjamkan separuhnya, maka katakanlah sejujurnya jika kamu hanya bisa meminjamkan Rp10 juta dan tidak perlu menjelaskan alasannya karena justru akan pa**ang urusannya dan bisa menggiringmu untuk berbohong.

4. Batas Waktu Pinjaman

Memberi batas waktu atau deadline pinjaman ke teman sah-sah saja kok dilakukan. Toh, ini demi kebaikan hubungan pertemanan kalian berdua.

Sesuaikan deadline pinjaman dengan besarnya pinjaman. Ada baiknya kamu jangan memberi deadline terlalu pendek untuk pinjaman bernilai besar. Berilah waktu lebih lama agar temanmu tidak terlalu tertekan karena tujuan meminjamkan adalah untuk membantu.

Dan jika hampir mendekati deadline, sebaiknya kamu memberi tahu temanmu. Selain mengingatkannya, juga memastikan dia membayar tepat waktu.

5. Buat Perjanjian

Jika nilai pinjaman besar dan kalian tidak keberatan, buatlah perjanjian hitam di atas putih. Jadi agak profesional sih, tapi kan tujuannya baik. Kamu tak ragu meminjamkan uang ke temanmu dan temanmu akan melunasi pinjaman sesuai dengan perjanjian tertulis.

Buatlah syarat yang bisa dipenuhi temanmu dan tak merugikan dua pihak, misalnya mengenai deadline dan apa konsekuensinya.

6. Siap tak dibayar

Ini dia hal yang mungkin dan pasti terjadi jika kamu meminjamkan uang ke teman kamu. Pasti ada di antara kamu yang punya pengalaman pahit meminjamkan uang ke teman namun uangnya tidak kembali.

Kamu harus menagihnya berulang kali, dari dengan menggunakan kata-kata baik hingga kasar tapi ujung-ujungnya hanya dibayar sebagian atau bahkan tidak dibayar sama sekali. Atau mungkin temanmu terlalu sering meminta nomor rekeningmu hingga kamu hafal dan muak tapi hanya tersisa janji palsu.

Karena itu, persiapkan dirimu untuk menjadi pribadi ikhlas, tak pamrih sejak awal temanmu mengajukan pinjaman ke kamu. Jika kamu memang tipikal yang tak bisa menolak, buatlah dirimu mengikhlaskan setiap uang yang kamu pinjamkan ke teman. Jika tak ingin kehilangan banyak, berikan sebagian dari nilai pinjaman, tidak seluruhnya, sehingga kadar kecewamu tak terlalu besar.

Jadi, kamu siap kan meminjamkan uang ke temanmu? Syukur-syukur si teman membayarnya sebelum deadline, ditambah senyum manis dan sekotak martabak. Selamat menikmati

Artikel ini ditulis oleh Gardena Puteri Ayudila dari HaloMoney.co.id, situs keuangan yang membandingkan berbagai produk keuangan, seperti kartu kredit dan KTA dengan tujuan membantu konsumen Indonesia memilih produk keuangan yang terbaik untuk mereka.


Like it? Share with your friends!