10 Prestasi Membanggakan Jokowi yang Tidak Banyak Diketahui Selama Ini


Joko Widodo

Palingseru.com – Presiden Joko Widodo adalah Presiden Indonesia yang ke 7.  Joko Widodo sudah menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia sejak tahun 2014 silam atau satu tahun yang lalu.

Sejak menjabat Joko Widodo tak pernah terlepas dari sorotan publik. Apa pun yang ia lakukan selalu menjadi bahan pembicaraan yang mengasyikan bagi publik.

Selama menjabat, Jokowi dikatakan tidak tepat janji, karena sampai saat ini ia dianggap belum bisa membuat Tanah Air tercinta lebih baik dari sebelumnya. Malahan, Jokowi dianggap telah menyusahkan rakyat.

Tapi, setelah dilakukan review mengenai kinerja dari Presiden Jokowi, setidaknya ada sebanyak 10 prestasi membanggakan Jokowi yang tidak diketahui oleh banyak orang.

Seperti dilansir Hatree.com, inilah dia ulasannya.

1. Cadangan Devisa Negara Meningkat

Semenjak negara dipegang oleh Jokowi, cadangan devisa Indonesia akhir Desember 2014 meningkat 800 juta dolar AS, dari 111,1 miliar dolar AS pada November 2014 menjadi 111,9 miliar dolar AS. Peningkatan ini didapat dari penerimaan devisa hasil ekspor migas, penarikan pinjaman luar negeri Pemerintah, dan penerimaan Pemerintah lainnya.

2. Pembangunan Sawah Jutaan Hektar

Presiden Joko Widodo melakukan perjalanaa menuju ke Meraukemengkonversi lahan seluas 1,2 juta hektare milik masyarakat adat setempat untuk menjadi sawah hanya dalam waktu 3 tahun. Jokowi bertekad untuk membangun kembali MIFEE, proyek kebun pangan dan energi yang terintegrasi di Merauke. Jokowi berencana mengembangkan MIFEE hingga tahun 2030 yang nantinya akan mencakup wilayah seluas 4,6 juta  hektare.

3. Pembangunan Tol Trans Sumatera

Presiden Jokowi meninjau progress pembangunan tol Trans Sumatera yang dimulai titik Desa Ibul Besar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Jokowi sangat mengapresiasi progress pembaguna  tol Trans Sumatera tersebut karena sudah selesai sepanjang 8.5 Kilometer.

4. Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara di akhir 2016. Ini lebih cepat pembangunannya dari pada perencanaan awal yang akan selesai akhir 2017. Di akhir 2015 ini pembangunan pelabuhan diprediksi rampung 54 persen.

5. Pembangunan Kilang Minyak di Bontang, Kalimanan Timur

Sampai saat ini pemerintah sudah mempunyai 10 pilot project untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, salah satunya adalah pembangunan Kilang Minyak di Bontang, Kalimantan Timur.

6. Investor Masuk capai Rp 57 Triliun (90% lebih tinggi dari era SBY)

Semenjak Jokowi menjadi Presiden Indonesia, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan dana yang masuk ke Indonesia dari pembelian Surat Utang Negara di pasar modal mencapai Rp 57 triliun. Jumlah ini lebih tinggi dari era SBY sebanyak lebih tinggi 90%, di mana di era SBY hanya sekitar Rp 30 triliun.

7. Peresmian KEK di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten

Tanjung Lesung diamankan oleh 2.040 personel  tim gabungan TNI dan Polri karena  peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Kita (Polri) dan TNI sudah menyiapkan sekitar 2.040 personil untuk semuanya. Untuk ring pertama penjagaan dilakukan oleh  TNI, dan sejak semalam kita sudah melakukan gladi pengamanan di kawasan yang akan dikunjungi oleh pak presiden,” kata Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafly Amar.

8. Pembangunan Tol Serang-Pandeglang di Tanjung Lesung

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten, Rano Karno, sedang menyiapkan analisis dampak lingkungan (amdal). Ini untuk membantu mempercepat pembangunan Tol Serang-Panimbang, Pandeglang,  yang digagas di era Jokowi.

9. Pendirian Pabrik Semen di Papua

Perencanaan pemerintah untuk percepatan kegiatan pembangunan infrastruktur di Indonesia bagian timur, ternyata  di dukung oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang  berencana membangun pabrik semen terintegrasi di Kabupaten Jayapura, Papua, dengan investasi USD150 juta atau setara Rp1,95 triliun (Rp13.000/USD).

10. Pembangunan Pelabuhan Dalam di Sorong, Papua Barat
Pemerintahan era Jokowi sudah mulai dibangun pelabuhan dalam di Sorong, Papua Barat dan dijadikan pelabuhan utama dalam rantai logistik regional Papua. Kapasitas eksisting Pelabuhan Sorong sebesar 44.000 TEU’s dan diestimasi mampu meningkat mencapai 100.000 TEU’s setelah pengembangan rampung secara keseluruhan.
Nah, itulah dia pretasi membanggakan Jokowi selama menjabat 1 tahun ini.

Like it? Share with your friends!