Unik di Kuil Ini Ada Alat Untuk Mendeteksi Wanita Haid. Yuk intip Seperti Apa


kuil-india-bikin-alat-pemindai-wanita-haid

[ads1]Palingseru.com РMendeteksi datangnya fase menstruasi bagi kebanyakan wanita terkadang dilihat dari tanggal terakhir wanita menstruasi di bulan lalu. Namun kini ada salah satu hal terunik disalah satu kuil dimana ditemukan sebuah alat pendeteksi haid. Mungkin kamu sendiri penasaran bagaimana alat pendeteksi haid tersebut. Tidak basa basi lagi . Yuk,  intip seperti apa bentuknya di sini !

Alat pendeteksi haid ini bisa di temukan diKuil Sabarimala di Kerala, India yang baru Рbaru ini menjadi perbincangan hangat di sosial media. Alat pendeteksi haid ini sebenarnya berbentuk sebuah penelitian dan pertanyaan dimana orang yang sedang haid tidak di perbolehkan untuk masuk di kuil  Sabarimala di Kerala, India.

Bagi wanita yang sedang haid nantinya tidak di perbolehkan beribadah. Dan untuk memastikan apakah si wanita ini benar – benar haid , mereka akan di periksa menggunakan mesin pemindai dan dinyatakan tidak sedang haid.

Seperti yang dikatakan oleh pengurus kuil Prayar Gopalakrishnan menuturkan jika pada suatu hari bisa saja seluruh perempuan dibolehkan masuk ke kuil itu tapi setelah mereka diperiksa dengan mesin pemindai dan dinyatakan tidak sedang haid.

“Saat ini ada mesin yang bisa memindai seluruh tubuh dan memeriksa jika ada pengunjung yang membawa senjata,” kata Gopalakrishnan.

Namun setelah berita ini menyebar di media sosial, ternyata malah menuai banyak kecaman, terutama di seantero India. Pengguna media sosial Twitter Nikita Azad, 20 tahun, lantas menggalang kampanye tagar #BahagiaKarenaHaid yang ditulis pada pembalut.

20151125161124-1-perempuan-india-galang-kampanye-bahagia-karena-menstruasi-di-media-sosial-001-pandasurya-wijaya

“Saya baru tahu darah saya membuat kotor kuil Sabarimala dan saya dilarang masuk karena menstruasi. Saya pernah mendengar ibu saya mengatakan kaum perempuan tidak boleh masuk ke kuil ketika sedang haid, tapi buat saya kata-kata itu konyol sampai sekarang.” ungkap Nikita Azad.

Kampanye itu pun di dukung oleh banyak natizen lainnya. Hingga kini diketahui jika dalam sepekan sudah sekitar seribu orang mendukung kampanye tersebut.

Seorang tokoh feminis India , Japleen Pasricha pun memberikan komentar terhadap kejadian ini.

“Ini bukan soal saya ingin ke kuil, masjid, atau gereja atau saya religius atau tidak. Ini soal hak saya untuk pergi ke bangunan mana pun, kuil mana pun meski saya sedang haid atau tidak,” ujar Japleen Pasricha, tokoh feminis India, seperti yang dilansir dari Merdeka.com (26/11).

More From: Aneh Unik