4 Jendral Turki Ini Siap Gempur Rusia Jika Terjadi Perang


3

[ads1]Palingseru.com – Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan sedang menuai kemarahan ketika terjadi peristiwa yang menghebohkan yakni jatuhnya pesawat Su-24 Rusia oleh pesawat F-16 Turki yang telah menumbuhkan ketegangan antara kedua negara, terutama wilayah perbatasan Suriah. Dari kejadian itu juga diketahui satu pilot Su-24 dinyatakan tewas dibunuh kelompok pemberontak ISIS.

Menurut Presiden Rusia Vladimir Putin melaporkan jika pesawat tempurnya tak melintasi wilayah udara Turki dan tetap di Suriah. Akan tetapi para pemimpin Rusia menjamin tindakan Turki menimbulkan konsekuensi serius antar dua negara.

“Rusia ibaratnya ditusuk dari belakang oleh kaki tangan teroris,” kata Putin.

Dengan adanya kasus ini pertikaian antara dua negara itu pun terjadi. Dikabarkan juga jika dengan adanya konflik tersebut , akan ada sejumlah jendral yang mengaku siap gempur Rusia jika benar – benar akan terjadi perang.

Lantas siapa sajakah jendral turki yang siap gempur Rusia itu ? seperti yang dilansir dari Merdeka.com, inilah dia diantaranya :

1. Panglima Angkatan Bersenjata Turki

1

Salah satu jendral Turki yang siap gempur Rusia jika terjadi perang yakni panglima angkatan bersenjata Turki. Sebut saja, Jenderal Necdet Ozel yang merupakan pimpinan tertinggi angkatan bersenjata Turki dan berkarier di Angkatan Darat sejak 22 August 2013 lalu  untuk menggantikan Jenderal Mehmet Erten yang berasal dari Angkatan Udara.

Namun , Ozel ditunjuk sebagai pemimpin peleton dan komandan kompi di berbagai unit Komando Angkatan Darat Turki sampai 1978 setelah lulus dari akademi militer. Kemudian dia kembali diangkat menjadi Kepala Perencanaan Operasional di Markas Besar Pasukan Perdamaian Turki di Siprus, Kepala Cabang AD dan terakhir Komandan Resimen Infantri ke-17.

Ozel juga lagi – lagi diangkat menjadi Brigadir Jenderal dan memimpin Brigade Kavaleri ke-172 serta Kepala Departemen Operasi Keamanan Domestik. Pangkatnya kembali naik menjadi Mayor Jenderal pada 1999, dan ditunjuk sebagai komandan Divisi Infantri Mekanis ke-39.

Pangkat yang dimiliki Ozel ini juga tak berhenti di sini saja, dia juga diangkat kembali menjadi Letnan Jenderal sekaligus Komandan Korps ke-7 Angkatan Darat Turki serta Deputi Komandan Pusat Pelatihan Komando dan Doktrin.

Untuk pertama kalinya Ozel mengaku jika dia akan turun tangan bila terjadi perang di Rusia.

2. Komandan Angkatan Darat

2

Komandan Angkatan Darat yang dikenal dengan nama Salih Zeki Colak dengan pangkat Letnan dan memimpin berbagai jenis pasukan artileri pada tahun 1988 ini juga akan siap gempur Rusia jika terjadi perang.   Salih ini kembali diangkat sebagai Brigadir Jenderal pada 2001, selang empat tahun dia diberi pangkat Mayor Jenderal dan kembali dipromosikan menjadi Letnan Jenderal empat tahun berikutnya.

Tak hanya berhenti di situ saja, Salih dikabarkan kembali diangkat menjadi Jenderal dan ditunjuk untuk memimpin Sekolah Pelatihan Komando dan Doktrin pada tahun 2013. Dia juga menduduki posisi penting di Mabes AD Turki dan ditunjuk sebagai Komandan Angkatan Darat Turki sejak 2015 . Dengan memiliki banyak pangkat itulah Salih berani turun tangan jika nantinya terjadi perang di Rusia.

3. Komandan Angkatan Udara

3

Kasus pertikaian yang terjadi antara Turki dan Rusia itu membuat komandan angkatan udara yang dikenal dengan nama Akin Ozturk ini mengaku siap gempur Rusia jika terjadi peperangan.

Akin Ozturk ini diangkat menjadi pilot tempur pada 1975 setelah lulus dari Sekolah Penerbangan . Namun kemudian dia ditempatkan ke Pangkalan Utama Jet (MJB) ke-7 Malatya dengan berhasil menerbangkan F-100 dan F-4 hingga 1981 sebelum ditarik ke MJB ke-1 Eskisehir sebagai perwira skadron.

Pada 1989 , Akin kembali bertugas sebagai Perwira Operasi Skadron 141 sampai 1991, dan setelah itu dia diangkat sebagai Komandan Skadron ke-141 selama dua tahun. Namun pangkatnya pun kembali naik setelah dirinya ditunjuk sebagai Kepala Departemen Pelatihan di Mabes AU Turki selama dua tahun dan Komandan MJB ke-9 mulai dari tahun 2000 sampai 2004.  Selama 4 taun dia melakukan pelatihan , Akin kembali diangkat menjadiKomandan Suplai Udara dan Pusat Perawatan ke-2 selama dua tahun. serta sempat diangkat menjadi Kepala Intelijen AU pada 2008.

Hingga berakhir pada tanggal 22 Agustus 2013, Akin diangkat sebagai Komandan Angkatan Udara Turki yang ke-30 , dan itulah pangkat terakhir Akin Ozturk.

4. Komandan Angkatan Laut

4

Laksamana Bulent Bostanoglu merupakan Komandan Angkatan Laut ke-25 yang juga mengaku siap gempur Rusia jika terjadi perang. Perjalanan pangkat yang diperoleh Bulent ini berawal ketika dirinya meraih posisi tertinggi di AL Turki, dia telah menjalani berbagai medan tugas sebagai pelaut sejak 1975.

Pertamanya dia diangkat jangkar bersama kapal patroli TCG Sultanhisar dan kapal perusak TCG Tinaztepe, TCG Berk dan TCG Adatepe. Setelah itu memasuki tahun 1983, dia ditunjuk untuk menjadi Perwira Perencanaan Pelatihan NATO di Mabes AL Turki sampai 1989 dan mengabdi di atas kapal perusak TCG Savastepe, lalu memimpin kapal frigat TCG Muavenet selama hingga 1994.

Dan memasuki tahun 2000, dia diangkat sebagai perwira tinggi Laksamana Pertama. Setelah sempat ditugasi di sebagai Markas Besar Angkatan Bersenjata, dia kembali mengomandoi kapal perang Turki sejak 2002 dan sempat menjabat sebagai komandan Gugus Tempur Selatan.

Pangkatnya pun semakin naik menjadi Laksamana Muda pada tahun 2004 dimana dia diperintahkan untuk memimpin sebagai Komandan Pendidikan Perang Laut Turki, hingga Kepala Staf Armada Laut hingga 2009. Setelah itu, pangkatnya baru dinaikkan kembali sebagai Laksamana Madya pada 2009.

Dengan pangkat tertingginya itu dia mengaku siap gempur Rusia jika terjadi perang.

 

More From: Menarik