Ternyata Helikopter Buatan PT DI lebih Canggih daripada buatan Luar Negri. Berikut fakta faktanya yang Wajib Kamu Ketahui


 

harga-lebih-murah

[ads1]Palingseru.com – Kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presidennya Jusuf Kalla sering kali melakukan blusukan kedaerah – daerah terpencil. Hal ini membuat PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menyerankan agar mereka memakai produk helikopter buatannya untuk blusukan.

PT Dirgantara meyakini jika produk helikopter buatan tanah air itu lebih canggih dibandingkan produk luar negri. Hal ini diungkapkan setelah PTDIĀ  merujuk pada rencana pengadaaan helikopter kepresidenan AgustaWestland AW-101 buatan joint venture antara Westland Helicopters di Inggris dan Agusta di Italia.

Dari laporan yang ada jika Helikopter itu dipesan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan kabarnya memang spesial buat Jokowi-JK agar lebih mudah melakukan blusukan ke lokasi yang sulit di jangkau.

Namun kecanggihan Helikopter buatan tanah air ini juga tak terlintas dari sejumlah fakta yang ada. Dan seperti yang dilansir dari Merdeka.com, ini ada sejumlah yang wajib kamu ketahui kenapa helikopter buatan PTDI lebih canggih daripada buatan luar negri.

1. Harga Lebih Murah

Salah satu fakta yang perlu kamu ketahui dari Helikopter buatan Indonesia yakni harganya lebih murah. Direktur Produksi PTDI Arie Wibowo mengatakan, pembelian helikopter AW-101 membutuhkan investasi tambahan, berupa pengadaan bengkel, fasilitas penunjang dan pelatihan pilot serta teknisi yang memakan waktu. Sedangkan pembelian EC-725 dipercaya tidak akan membutuhkan investasi tambahan.

Selain itu, helikopter EC-725 ini memiliki fitur yang juga sangat layak untuk VVIP sekelas kepala negara karena helikopter jenis ini lebih berkualitas ,lebih kuat dibanding helikopter AgustaWestland AW-101 buatan joint venture antara Westland Helicopters di Inggris dan Agusta di Italia.

2. AW- 101 Gampang Jadi Sasaran Tembak

Helikopter AW – 101 buatan luar negri ini dikabarkan akan dipakai oleh Presiden Joko Widodo untuk blusukan ke daerah terpencil. Namun ada salah satu kejanggalan jika presiden menggunakan AW-101 , menurut Arie Wibowo PT Dirgantara Indonesia menyebut helikopter ini mudah jadi sasaran tembak, lantaran memiliki tiga buah mesin dan cepat panas. Kondisi cepat panas ini memudahkan alat pendeteksi panas mendapatkannya.

“Helikopter AW-101 memiliki tiga ‘engine’, sehingga cenderung menimbulkan tanda tingkat kepanasan lebih tinggi dan mudah dideteksi pencari panas (menjadi sasaran tembak senjata dengan pencari panas),” kata Arie di Bandung, Rabu (25/11).

Maka dari itu PTDI menyarankan agarJokowi menggunakan helikopter EC-725 yang telah di lengkapi dengan dua mesin.

3. Helikopter EC – 725 Anti Peluru

Direktur Produksi PTDI Arie Wibowo menjelaskan, helikopter EC-725 telah di desain sebagai helikopter antipeluru yang di pasang di badan helikopter bagian samping dan bawah kecuali kaca helikopter .

Untuk kaca memang tidak antipeluru. Karena helikopter cenderung ditembak dari bagian bawah, maka yang antipeluru bagian bawahnya, termasuk bagian samping dan tangki bahan bakar kita beri lubricant,” jelas Arie.

Itulah kenapa jika PTDI menyarankan Jokowi untuk menggunakan Helikopter jenis ini karena fasilitas helikopter buatan dalam negri ini juga lebih memadai denganĀ  tempat duduk menggunakan sofa, ditambah dapur kecil di bagian belakang.

4. EC – 725 Sudah Banyak di Pakai Kepala Negara

Kenapa PTDI menyarankan Jokowi agar menggunakan produk helikopter dalam negri untuk blusukan terutama Helikopter jenis EC – 725 , ini dikarenakan helikopter EC-725 memiliki lebih banyak keunggulan dibanding helikopter AW-101.

Pertama, helikopter EC-725 telah digunakan sedikitnya 32 kepala negara, sedangkan AW-101 digunakan empat kepala negara. Kedua, EC-725 telah dipakai dalam kondisi perang di Lebanon, Chad, Afghanistan, Mali, Libya dan lain-lain. Ketiga , secara teknis, bila terjadi ‘engine failure’ EC-725 secara otomatis mengaktifkan autopilot guna membantu stabilisasi helikopter. Dan terakhir , EC-725 juga telah dilengkapi perahu karet dan Forward Looking Infrared atau FLIR.

Nah, itulah dia fakta – fakta helikopter EC – 725 buatan dalam negri yang memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan helikopter buatan luar negri.

 


Like it? Share with your friends!