Kisah Pilu yang Dialami Pedagang Kecil Jika Daganganya Kamu Tawar, Mau Tahu Seperti Apa ?


mbah-atmo

Palingseru.com – Uang memang bukan segalanya, tetapi segalanya butuh uang. Semua orang pasti butuh uang untuk mereka makan dan minum agar bisa bertahan hidup.

Apa lagi jika kita hidup di daerah perkotaan, kita dapat menjumpai banyak orang yang mendewakan uang. Mendewakan uang maksudnya menganggap uang adalah segala-galanya dan bahkan mereka menganggap uang juga bisa mengangkat derajat seseorang agar lebih tinggi lagi.

Sakit menganggap uang itu adalah segalanya, banyak orang-orang yang tak segan bersifat pelit dan kikir, bahkan saat membeli barang dengan pedagang kecil pun mereka masih menawarnya karena merasa barang dagangan yang mereka dapatkan tidak sebanding dengan uang yang mereka keluarkan.

Namun, saat membeli barang di supermarket atau pusat perbela**aan yang mewah-mewah, harga mahal pun tak jadi masalah bagi mereka. Padahal, jika dilihat pedang kecil itu seharusnya dihargai lewat usaha dan kerja keras mereka untuk mencari uang, bahkan terkadang mereka berjualan juga tidak mengambil keuntungan dan tak akan membuat ia kaya, yang tak lebih  besar dari pada di supermarket yang membuat pemiliknya menjadi kaya raya.

Kita bisa melihat kisah pilu yang dialami oleh Mbah Atmo Slamet. Seorang kakek tua berusia 90 tahun yang masih berjualan sapu ijuk dan sapu lidi keliling. Dengan melawan panas teriknya matahari ia tetap berjualan sapu ijuk yang harga satu sapu ijuk hanya Rp 6.000 saja.

Kakek yang sehari-hari keliling Dlingo, salah satu kecamatan di Bantul, Yogyakarta itu, biasanya  tak bisa menghabiskan dagangannya dalam sehari. Jika pun semua barang dagangannya habis, maka si kakek hanya akan mendapatkan uang Rp 90.000 saja. Bayangkan, uang segitu tidak akan membuatnya menjadi kaya bukan.

Tapi meskipun begitu masih saja ada orang yang tega menawar barang dagangannya dengan harga yang lebih murah lagi dari Rp 6.000 itu.

Jika kamu bisa melihat ada banyak orang yang sama dengan sosok Mbah Atmo ini. Di sekeliling kamu, kamu bisa menemukannya dengan mudah.

Nah, coba kamu pikir, jika kamu membelinya dengan harga pas, dan jika bisa tidak menawarnya, dan lebih baik lagi tidak mengambil kembalian darinya, maka kamu akan bisa membuat mereka merasa senang. Apa lagi jika kamu memborong semua barang dagangannya, pastinya raut wajah bahagia akan terlihat di wajahnya.

Betapa senangnya hati kita jika membuat seseorang bahagia karena kita. Bahkan tanpa kamu sadari ada doa yang terselipkan untuk kamu darinya.

Tahukah kamu biasanya orang yang berdoa tanpa sepengetahuan orang yang didoakan, maka doa itu akan mustajab, atau langsung dikabulkan oleh Allah. Subhanallah ….

 


Like it? Share with your friends!