Gara Gara Isis Kini Warga Suriah dihantui Penyakit Mengerikan Seperti Ini


isis-serangga_20151204_164331

[ads1]Palingseru.com – Peristiwa peperangan ISIS melwan Suriah beberapa bulan terakhir ini menjadi peristiwa yang paling menegangkan. Perang ISIS dengan Suriah yang bermula ketika Leishmaniasis meneror warga Suriah ini ternyata menimbulkan sejumlah dampak buruk bagi warga Suriah mulai dari penyebaran penyakit mematikan dan menjijikan.

Dari sejumlah laporan yang ada jika penyakit ini dibawa dari serangga pemakan daging yang berasal dari mayat-mayat yang dibuang ISIS di jalanan. Serangga penyakit Leishmaniasis ini disebabkan oleh parasit protozoa dan biasanya dibawa oleh lalat.

Bahkan tercatat jika s etahun terakhirini sudah lebih dari 500 orang yang terkena penyakit tersebut dan kini diketahui jumlahnya sudah meningkat secara dramatis.

Dilqash Isa, Kepala Bulan Sabit Merah Kurdi mengatakan :

“Sebagai hasil dari tindakan keji ISIS yang termasuk pembunuhan orang tak bersalah dan membuang mayat mereka di jalan-jalan, ini adalah faktor utama di balik penyebaran cepat penyakit Leishmanisis ini,” ujarnya Dilqash , seperti yang dilansir dari Tribunnews.com (5/12).

Organisasi Kesehatan Dunia juga telah memperingatkan bahwa sistem kesehatan di Suriah telah runtuh selama lima tahun ini. Seorang pejuang Kurdi Suria mengatakan :

“Kami tidak punya pengetahuan tentang penyakit mematikan ini sebelumnya. Kami telah berjuang di medan perang selama hampir empat tahun dan penyakit ini pada dasarnya dihasilkan dari daerah diperangi dari Tal Hamis, Hon dan Qosa,” ujar seorang pejuang Kurdi Suriah kepada kantor berita, seperti yang dilansir dari Tribunnews.com (5/12).

Kasus peperangan ISIS ini terhadap Suriah ini membuatĀ  Inggris bergabung untuk melancarkan serangan udara demi mendukung Suriah terhadap ISIS dengan pimpinan AS. Inggris telah meluncurkan pesawat Jet British Tornado dari pangkalan Royal Air Force di Akrotiri di Siprus untuk menghantam ladang minyak yang digunakan sebagai pembiayaan ISIS.

More From: Berita Menarik