10 Fakta Mengejutkan yang Mungkin Gak Kamu Ketahui di Balik Aksi Teror di Sarinah


Bom-sarinah-Jakarta

Palingseru.com – Baru-baru ini Indonesia dihebohkan dengan adanya bom teror dan juga penembakan yang diduga dilakukan oleh anggota ISIS. Aksi bom dan penempakan itu terjadi di depan pusat perbelanjaan Sarinah Jakarta Pusat.

Aksi tersebut  menyebabkan 24 korban berjatuhan.  7 orang diantaranya tewas di tempat dan yang lainnya mengalami luka. Tapi, 7 yang tewas 5 diantaranya adalah pelaku sendiri dan 2 nya lagi ada yang warga asing ada juga yang warga asli Indonesia.

Saat ini masyarakat di Ibu Kota Jakarta  masih diresahkan dengan beberapa fakta yang terungkap. Berikut ini ada sepuluh fakta mengejutkan yang tidak diketahui di balik aksi teror di Sarina, seperti dilansir pojoksatu.id

1. Isis dan bukan Isis

Wakapolri Jenderal Budi Gunawan menyatakan bahwa pelaku dari teror bom di Sarinah ini dilakukan oleh anggota ISIS yang ada di Suriah dan Irak.

Namun, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Jenderal Prnawirawan Sutiyoso mengatakan jika terlalu cepat untuk mengatakan bahwa ia adalah perbuatan ISIS.

Tapi, belakang ini ISIS mengaku bertanggung jawab atas teror bom yang terjadi di Sarinah yang pengakuannya dirilis melalui salah satu lembaga propaganda yang bersekutu dengan kelompok radikal tersebut.

“Pejuang Negara Islam (ISIS) telah melakukan serangan bersenjata pagi ini di ibu kota Indonesia,” kata kantor berita Aamaq pada saluran telegramnya.

2. Tokoh di balik bom Sarinah

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan jika ada satu tokoh yang sangat kemungkinan terkait atas aksi teror bom ini yaitu Bahrun Na’im.

Bahrun merupakan mantan narapidana teroris yang sempat divonis 2,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Solo. Dulunya ia pernah bergabung dengan kelompok teroris di Jawa Tengah. Kini ia masih berada di sana.

3. Seruan teror dari Al-Qaeda untuk Indonesia

Ternyata sebelumnya teror bom terjadi, militan jaringan Al-Qaeda merilis pesan menyerukan aksi teror di Asia Tenggara.  Isi pesan yang dikatakan oleh pemimpin Al-Qaeda, Ayman al-Zawahiri, yang menjadi buronan Amerika Serikat, mengatakan jika  aksi teror bom akan terjadi di negara Asia. Sejumlah negara pun disebutkan seperti Indonesia, Malaysia dan Filipina.

4. Peringatan teror dari adik Amrozi

Aksi dari teror bom itu ternyata sudah di prediksi oleh mantan narapidana kasus terorisme Ali Fauzi Manzi sejak dua minggu lalu. Pria asal Lamongan itu mengatakan jika ia sudah mendapatkan sinyal dari beberapa pesan media sosial yang berisi fatwa.

“Saya merasa pesan-pesan tersebut mengarah pada rencana penyerangan oleh kelompok tertentu,” kata adik kandung pelaku bom Bali, Amrozi.

5. ISIS pernah bilang Indonesia akan jadi sorotan dunia

Setelah Paris, ISIS pernah mengatakan jika Indonesia yang akan menjadi sasaran selanjutnya. Hal ini juga dibenarkan oleh Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Anton Charliyan. Ia mengatakan jika sudah ada informasi menyebutkan bahwa Indonesia akan menjadi sorotan dunia.

6. Australia berlakukan travel warning bagi warganya ke Indonesia

Sejak akhir tahun 2015 ternyata beberapa negara telah mengeluarkan travel warning untuk warga negaranya yang ingin berkunjung ke Indonesia, termasuk Australia.

Pemerintah Australia menetapkan status kunjungan ke Indonesia adalah high degree of caution yang berarti hati-hati tingkat tinggi sejak 27 November 2015 lalu.

7. Amerika Juga berlakukan travel warning

Tak hanya Australia ternyata Amerika Serikat juga berlakukan travel warning untuk kunjungan ke Indonesia. Amerika Serikat  mengeluarkan peringatan mengenai ancaman keamanan di Lombok terkait perayaan Tahun Baru 2016.

“Ada ancaman besar terkait terorisme,” demikian peringatan perjalanan asing terbaru yang dikeluarkan oleh Kedubes AS untuk Indonesia.

8. Wilayah rawan sebenarnya di daerah, bukan Ibu Kota Jakarta

Sebenarnya, wilayah Ibu Kota Jakarta tidak disebutkan sebagai wilayah yang rawan terkena bom.  Wilayah yang rawan yang diingatkan untuk tidak dikunjungi adalah wilayah-wilayah di luar Jawa. Tapi tidak diduga jika Ibu Kota Jakarta yang menjadi sasaran aksi teror bom nya.

9. Diduga Balas Dendam Penangkapan Teroris

Aksi teror bom Sarinah ini diduga adalah aksi balas dendam terhadap penangkapan Densus terhadap sejumlah orang terduga teroris di sejumlah daerah menjelang malam tahun baru.

10. Pelaku Bom Sarinah Serang Polisi

Kemungkinan besar  aksi teror bom Sarinah itu adalah aksi balas dendam terhadap polisi. Karena bom diluncurkan pada pos Polisi di Sarinah. Bahkan sejumlah polisi tampak melarikan diri dan berebut membuka rompi hijau mereka saat seorang pelaku berlari ke tengah jalan usai peledakan.

Itulah dia ke sepuluh  fakta mengejutkan dibalik aksi teror bom Sarinah.

 

More From: Menarik