Jadi Tumbal Kecantikan, 5 Cewek Ini Tewas Secara Tragis


038703200_1455525620-cantik_1

Palingseru.com – Cewek mana yang tak ingin terlihat cantik. Demi mempercantik diri saja mereka bahkan rela melakukan segala hal, meski menyiksa diri sekalipun. Mulai dari melakukan operasi plastik, diet ketat, dan lainnya.

Namun, bukan kecantikan yang mereka dapat tetapi justru nyawa mereka yang menjadi taruhannya. Seperti kelima cewek berikut ini, mereka tewas secara tragis. Inilah 5 cewek yang menjadi tumbal kecantikan, seperti yang dikutip Liputan6.com.

1.Luisel dan Eliana Ramos

038703200_1455525620-cantik_1

Luisel dan Eliana Ramos adalah kakak beradik yang berprofesi sebagai model di Uruguay. Keduanya meninggal karena diet ekstrem dan didiagnosis mengidap anorexia nervosa. Luisel tewas ketika ia mengikuti pagelaran busana pada Agustus 2006 silam.

Luisel meninggal akibat gagal jantung yang diduga implikasi dari anorexia. Diketahui, sebelum ia meninggal, Luisel tak ada makan sedikitpun. Saat ditimbang, berat mayatnya hanya 44 kg dengan indeks massa tubuh 14,5.

Setahun berlalu, Eliana juga ditemukan tewas dan penyebabnya juga sama dengan saudaranya, yakni gagal jantung serta malnutrisi. Oleh karena itu, model-model di Uruguay diwajibkan memiliki indeks massa tubuh minimal 18 agar tidak ada lagi kasus anorexia, seperti yang menimpa kedua bersaudara tersebut.

2.Maria Gunning

Maria Gunning, Countess of Coventry

Pada abad ke-18, Maria Gunning merupakan wanita tercantik di Inggris. Namun, kecantikannya itu tak berujung lama. Pasalnya, istri Earl of Conventry ini meninggal karena keracunan make-up yang sering digunakannya sehari-hari. Ketika diperiksa, ternyata benar saja di dalam darahnya dipenuhi dengan timbal, hidroksida, dan karbonat dari bedak yang selalu digunakan Maria untuk memutihkan wajahnya.

Tak hanya itu, Maria juga menggunakan pemerah bibir dari bahan berbahaya, yaitu merkuri. Bahan-bahan beracun itu sudah meresap ke pori-pori Maria dan membuatnya kehilangan nyawa di usia 27 tahun.

3.Diane de Poitiers

Diane-de-Poitiers_1548104a

Diane de Poiters ditemukan tewas pada tahun 2008 silam. Saat itu, arkeolog Prancis menemukan adanya kandungan emas yang sangat tinggi di tubuh dan rambutnya. Menurut arkeolog tersebut, Diane meninggal karena organnya rusak akibat mengonsumsi emas cair.

Berdasarkan catatan sejarah, Diane memiliki wajah yang bersinar seperti wanita berusia 30 tahun. Padahal saat itu usianya di atas 50 tahun.

Baca di Halaman Selanjutnya >>


Like it? Share with your friends!