Terungkap Gara Gara Nasehat Mirna Seperti ini Jessica Sakit Hati dan Meracuninya


jessica-wongso_20160121_225842

Palingseru.com – Artis cantik Jessica Kumla Wongso kini tengah menjadi perbincangan publik dengan terungkapnya fakta kasus dari ayah mendiang Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin yang katanya Jessica Kumla Wongso merasa sakit hati gara – gara nasehat Mirna hingga membuat Jessica nekat membunuh dan meracuni Mirna.

Laporan Edi ini di dasarkan dari keterangan kekasih Jessica di Australia bernama Patrick yang pada saat itu dirinya sangat kooperatif dan mau memberikan bocoran atas kasus pembunuhan itu.

Mirna diduga kerap menasehati Jessica terkait gaya hidup Jessica bersama Patrick di Australia. Namun nasehat itu malah membuat Jessica merasa sakit hati yang begitu mendalam.

“Dasarnya mungkin Mirna pengin ngobrol-ngobrol (Menasehati). Tapi ya, jangan main bunuh-bunuh aja dong. Maksudnya Mirna kan ngasih tahu atau menasehati, namanya orang Timur ya kan. Dia (Jessica) enggak terima jadinya dan dipendam. Makanya Jessica ada mau membunuh Mirna,” kata Edi di kediamannya Kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Selain itu , Edi juga mengatakan jika latar belakang pembunuhan itu juga disebabkan Jessica kesal lantaran Mirna dianggap menjadi sebab dia berpisah dengan Patrick.

“Banyak yang baru dan ada lagi nih hal lain yang baru kita akan jelaskan. Seperti, sakit hati karena Mirna menasehati Jessica, yang diduga membuat hubungan dia (Jessica) bisa bercerai sama si orang bule’nya (Patrick) itu loh. Ya gitu lah, Mirna kepo lah itu. Kira-kira seperti itu loh barangkali. Ini saja polisi Australia sampai turun tangan loh. Ya kita (polisi) kan punya bukti. Gak ada orang lain selain Jessica yang membelikan Mirna kopi di warung kopi itu,” Kata Edi , seperti yang dilansir dari Tribunnews.com (25/2).

Dan kasus pembunuhan yang dilakukan Jessica itu berhasil  terekam dalam karema Close Circuit of Television (CCTV) di Cafe Coffee Olivier Jakarta Pusat. Dan ini akan menjadi kuat yang nantinya akan ditayangkan di pengadilan.

Jika melihat latar belakang kehidupan Jessica, dia adalah perempuan 27 tahun yang pernah tinggal di Australia.

Aparat Polda Metro Jaya telah meminta bantuan Australia Federal Police (AFP) untuk mengorek informasi terkait kehidupan alumni Billy Blue College itu di Negeri Kanguru.

Jessica dikabarkan telah memiliki status permanen residen (PR) di Australia. Demikian pula dengan orangtuanya. Adapun 2 kakak Jessica sudah menjadi warga negara Australia. Satu keluarga itu mendapatkan status PR semenjak pindah dari Indonesia ke Sydney. Mereka juga memiliki rumah tinggal di Sydney, ibu kota New South Wales (NSW).

Jessica memiliki pekerjaan sebagai Desainer Grafis yang pada saat itu dirinya sedang berlibur di Indonesia dengan orangtuanya dan berencana kembali ke Sydney. Namun salah satu hal yang tak terduga , jika pada saat itu juga pihak kepolisian berhasil menangkap Jessica.

Sebelumnya , Jessica pernah bekerja sebagai staf administrasi di NSW Ambulance dari Juli 2014 hingga mengundurkan diri pada November 2015. Namun karena masalah ini berhubungan dengan investigasi polisi, NSW Ambulance tidak bisa berkomentar lebih lanjut.

Ayah Mirna, Darmawan Salihin mengaku heran kepada Jessica yang pada saat itu dia malah bersikap diam saat melihat Mirna kejang-kejang.

“Katanya kerja di ambulance, kok diam saja melihat Mirna seperti itu,” kata Darmawan.

Dan setelah Jessica berhasil di tangkap , dia mengaku sangat menderita di dalam penjara. Kuasa Hukum Jessica, Yudi Wibowo mengatakan bahwa kliennya sedang dalam kondisi stres dan sedih saat ini sehingga tidak mungkin dibawa untuk sidang praperadilan.

Dengan kondisi seperti ini , sidang  akan dilanjut dengan membacakan jawaban dari pihak kepolisian pada Rabu (24/2/2016) pukul 09.00WIB dan kemudian pada Kamis (25/2/2016) untuk mendengarkan saksi-saksi.

Kuasa Hukum Jessica, Yudi Wibowo menyampaikan bahwa kliennya tidak bersalah dan berhak mengajukan praperadilan. Selain itu, tindakan kepolisian pada tanggal 10 Januari 2016 yang mendatangi rumah tersangka, tanpa mempunyai surat pemeriksaan dan tanpa membawa identitas. Namun membawa tersangka ke Polda Metro Jaya.

“Bahwa semenjak kematian saudara Wayan Mirna, Jessica selalu diarahkan telah menjadi tersangka oleh pihak kepolisian. Tindakan termohon praperadilan telah menjadi-jadi ketika memanggil dan memeriksa pemohon praperadilan atas nama Jessica Kumala Wongso,” papar kuasa hukum Yudi Wibowo, seperti yang dilansir dari Tribunnews.com (25/2).

More From: Berita Menarik