Seperti ini 4 Fakta Ayah Marshanda Hidup Susah Hingga Jadi Pengemis


fakta-fakta-ayah-marshanda-hidup-sengsara-jadi-pengemis

Palingseru.com – Beberapa waktu lalu, publik dihebohkan dengan kabar jika ayah Marshanda yang bernama Irwan Yusuf ditangkap petugas Suku Dinas Jakarta Selatan. Irwan ditangkap saat petugas tengah melakukan operasi penertiban pengemis di kawasan Jl Bangka, Jakarta Selatan.

“Ditemukannya saat sedang mengemis. Saat ini sudah dibawa ke PSBI,” kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursidin.

Saat ditemukan Irwan dalam keadaan lusuh dan bau karena tidak mandi selama berhari-hari. Bahkan petugas sempat lebih dulu memandikannya sebelum dibawa ke Panti Bina Insani II Cipayung, Jakarta Timur.

Kabar ditangkapnya Irwan oleh petugas pun membuat Marshanda merasa senang, karena menurutnya ia bisa bertemu kembali dengan papanya yang sudah lama hilang semenjak bercerai dengan ibundanya.

Nah, berikut ini ada 4 fakta penangkapan ayah Marshanda saat berjuang hidup menjadi pengemis, seperti dilansir Merdeka.com.

1. Sudah tiga bulan jadi Pengemis
Saat ditangkap oleh petugas, Irwan mengaku jika dirinya sudah menjadi gelandangan dan mengemis di jalanan selama tiga bulan. Ia luntang-lantung dijalanan semenjak bisnis bengkelnya bangkrut sehingga ia tidak berpenghasilan sama sekali.
2. Ayah Marshanda siang tidur di teras warga, malam di bajaj butut
Sejumlah warga membenarkan jika Irwan memang menjadi gelandangan sejak dua tahun terakhir. Warga sekitar sering melihatnya berpindah-pindah hunian, mulai dari kontrakan yang layak hingga tidur di emperan rumah warga. Biasanya Irwan juga sering tidur di bajaj butut.
“Dia tidur di mana aja. Di kursi gini atau di teras rumah warga,” ucap warga Bangka RT 14/ RW3 yang enggan disebutkan namanya.
Banyak warga yang mengaku kasihan dengan Irwan yang tidak terurus sama sekali. Bahkan warga tidak tahu rumah Irwan sebenarnya di mana.
3. Irwan selalu nolak diajak pulang ke rumah orangtuanya di Buncit Indah
Sahabat Irwan yang bernama Abib mengaku sempat menyuruh Irwan pulang ke rumah orangtuanya di Buncit Indah.

“Sorenya masih ketemu dan sempat salaman juga. Waktu itu saya bilang, ‘Wan, pulang gih dah, berobat sono.’ Dia bilang, ‘Iyah bib iyah bib,’. Nah malemnya saya dengar katanya Irwan ketangkep sama Sudin Jaksel,” cerita Abib sesaat sebelum Irwan ditangkap.

Abib mengaku merasa bersyukur jika Irwan ditangkap oleh petugas . “Saya sih bersyukur dia ditangkep gitu, biar keluarganya ngurusin deh tuh. Habis emang dianya juga sih yang enggak mau pulang ke keluarganya,” tutur Abib.

Sebelumnya, juga ada dua orang yang menyuruh Irwan pulang ke rumah orangtuanya, tapi ia menolak dan lebih suka hidup lontang-lanting di jalanan.

4. Saat ditemukan, Irwan sangat bau dan banyak luka di kaki
Abib mengatakan jika saat ia bertemu dengan ayah Marshanda, ia terlihat sangat kusam, bau dan terdapat luka dikakinya.
Dia sudah mengingatkan untuk mandi dan mengganti baju karena sudah terlalu menyengat baunya. Ditambah lagi dengan luka dikakinya yang terlihat semakin memprihatinkan.
“Berobat sana, enggak enak sama warga. Nanti elu dijauhin sama warga kan enggak enak juga. Tapi Irwan yang betah di sini. Semua warga kenal dia di sini,” kata Abib.
Menurut Abib, Irwan sempat menghilang selama 3 bulan karena dirawat di rumah sakit. Lalu, ia kembali lagi ke sini.

Like it? Share with your friends!