Luar Biasa, Pacarnya difonis Berumur Tidak Lama Lagi Akibat Terkena Kanker, Tapi Pria ini Tetap Melamarnya


pengantin_20160329_041514

Palingseru.com – Seorang pria bernama Peng Xin berusia 43 tahun ini tak ingin menyianyiakan waktu yang tersisa untuk orang uang benar – benar dicintainya. Peng Xin yang mengetahui jika pacar yang dicintainya ini menderita kanker maka dia pun dengan cepat melamar kekasihnya yang menderita kanker payudara stadium akhir di ruang perawatan rumah sakit.

Peng Xin adalah seorang pria asal kota Sichuan, China yang bekerja sebagai seorang tukang reparasi AC di kota Wuhan dengan penghasilan kurang dari 300 dolar AS sebulan.

Kekasihnya yang sering dipanggil Yang Liu ini divonis telah menderita penyakit kanker sehingga membuat hidupnya di dunia tidak lama lagi. Yang Liu sejak kecil dirawat oleh neneknya setelah kedua orangtuanya bercerai.

Lihat Juga: 7 Pernikahan Paling Cepat Sepanjang Sejarah

Namun sayangnya, nenek dan kakek Yang Liu meninggal dunia pada tahun 2010. Sementara Liu yang telah didiagnosa penyakit kanker inipun tak memiliki banyak waktu lagi untuk hidup di dunia.

Peng yang benar – benar mencintai Liu mengaku tak ingin menyianyiakan waktu untuk orang yang dicintainya itu. Peng selama ini telah berusaha mengumpulkan uang untuk membeli rumah dan untuk melamar kekasihnya itu.

Peng yang mengetahui jika kekasihnya telah mengidap penyakit kanker itupun memilih untuk berhenti bekerja dan mencurahkan waktunya untuk merawat sang kekasih, siang dan malam di rumah sakit.

Dan karena penyakit kekasihnya itu telah parah dan tidak lama lagi akan merenggut nyawa kekasihnya, Peng pun berusaha agar lamaran itu cepat dilakukan.

Peng sebelumnya telah memberitahukan pihak rumah sakit untuk menjalankan prosesi lamaran di rumah sakit. Para staf rumah sakit tersentuh dengan niat tulus Peng dan kisah cinta keduanya yang tak berjalan mulus. Mereka kemudian bersedia membantu Peng yang akan melamar Yang.

Dan menariknya lagi, staf rumah sakit juga bersedia menggalang dana untuk menggelar pesta pernikahan Peng dan Yang.

“Saya akan menjadi suaminya, tak peduli sepanjang apa umurnya,” ujar Peng. “Saya datang dari Sichuan untuk bekerja di Wuhan. Meski keluarganya tak menyukai saya, dia tetap memilih bersama dengan saya. Kini dia sakit, saya harus memenuhi janji untuk menikahi dia. Saya tahu, banyak kesulitan yang akan kami hadapi, tetapi saya akan menanggung tanggung jawab itu dan merawat dia sepanjang hidupnya,” kata Peng, seperti yang dilansir dari Tribunnews.com (29/3).

Pada akhirnya , pernikahan Peng dan Yang berhasil dilaksanakan dengan lancar. Keduanya terlihat begitu bahagiadan benar – benar memperlihatkan kisah cinta yang sama – sama tulus. Namun tak lama akan terpisahkan oleh maut.

 jangan lewatkan  : 5 Pesta Pernikahan yang Berakhir Sangat Tragis

More From: Aneh Unik