Ini Alasan Kenapa Walikota Surabaya Gak Mau ada Angkutan Online Beroperasi di Wilayahnya


059457300_1443410372-20150927-Walikota_Tri_Rismaharini_dan_Wawali_Wisnu_Sakti_Buana_Memimpin_Apel-Surabaya

Palingseru.com – Tri Rismaharani , wali Kota Surabaya baru – baru memberikan pernyataan jika dirinya sangat menolak untuk memberikan izin kepada perusahaan angkutan umum berbasis online seperti Gojek, Uber dan Grab agar tidak beroperasi di wilayahnya.

Ada alasan tersendiri kenapa Risma tak mau ada angkutan online yang beroperasi di wilayah Surabaya. Risma mengatakan jika angkutan umum bebasis online dapat memberikan bahaya buruk terutama masalah subsidi.

“Jika di Surabaya, berkali-kali mau ketemu, saya tidak mau. Kenapa? Karena ini bahaya kalau gesekan di bawah ini. Saya tidak mau itu,” kata Risma, Minggu (27/3/2016).

Risma melarang adanya angkutan umum berbasis online ini bukannya tidak menghargai perkembangan kecanggihan teknologi . Risma mengatakan pakai teknologi itu tidak apa-apa, hanya saja jika angkutan online dibiarkan masalah terkait subsidi bisa menjadi masalah baru di kotanya.

Risma menyebutkan, tidak ada tekanan saja angkutan umum sudah susah. Di antaranya akibat kemudahan kredit kepemilikan kendaraan motor yang dipermudah.

“Nah di tingkat bawah ini, terus terang saya takut ada gesekan. Karena yang dapat subsidi pasti menang. Sementara yang tidak dapat, tidak. Kalau terjadi gesekan mengerikan sekali, karena ini urusan perut. Sekarang saja tidak ada tekanan, dengan adanya banyak motor, sopir taksi itu sudah… sudah itu lho.. Angkot saja sudah mati,” kata Risma, seperti yang dilansir dari tribunnews.com (29/3).

Baca juga : 4 Walikota Berani Melawan Mafia Narkoba

Untuk saat ini dilaporkan jika pemerintah pusat sedang mentertibkan untuk usaha aplikasi ini agar memilih membuat usaha bisnis aplikasi atau usaha angkutan umum. Dan jika menggunakan usaha aplikasi, harus menggandeng perusahaan operator angkutan umum yang sudah ada.

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga memutuskan bahwa taksi Uber dan GrabCar harus mematuhi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat.

Lihat Juga : 5 Walikota terbaik di dunia versi worldmayor


Like it? Share with your friends!