Gak Mau Wilayahnya Diacak Acak Negara Asing, Indonesia Tempatkan Senjata Canggih Terbaru di Natuna, Seperti Ini Kehebatannya


SKY

palingseru.com – Jika dulu Indonesia dipandang sebagai negara yang lemah, sehingga bisa dikuasai oleh negara lain hingga berabad-abad lamanya. Namun kini, sudah tidak bisa karena negara yang dianggap lemah sudah merdeka dan menjadi negara yang kuat.

Ya, sudah banyak bukti bahwa Indonesia ini kuat. Saking kuatnya Tanah Air ini, Amerika saja takut untuk menyerang Indonesia. Dan baru-baru ini Indonesia membuktikannya lagi, yaitu Indonesia mengeluarkan senjata canggih keluaran terbaru.

Senjata tersebut akan ditempatkan di perairan Natuna. Hal ini dikarenakan Indonesia juga terlibat sengketa kepulauan di Laut China Selatan.

HIS Jane melaporkan militer Indonesia sudah bersiap untuk mengambil langkah-langkah guna menegaskan klaim teritorialnya sendiri. Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) akan menyiagakan empat unit pasukan khusus yang dikenal sebagai Korps Pasukan Khas (PASKHAS), di Pulau Natuna Besar, di Laut China Selatan.

Lantas, senjata apakah yang telah disiapkan Indonesia?

Senjata canggih itu adalah Oerlikon Skyshield. Senjata canggih buatan Rheinmetall ini merupakan sistem pertahanan titik yang mengacu pada konsep SHORAD (short range air deference system). Artinya, jangkauan senjata ini masih tergolong rendah.

Hebatnya, unit ini dilengkapi dengan sistem rudal pertahanan udara. Tak hanya itu, Skyshield mengusung jenis kanon Oerlikon Contraves 35/100 kaliber 35 mm L79 GDF-007 yang disebut mampu terlibat dengan beberapa sasaran, seperti helikopter, jet tempur yang terbang rendah, hingga rudal jelahah.

Senjata canggih ini memiliki laras tunggal dan putaran tembakan 1.000 per menit dan kecepatan tembak, proyektil 1.440 meter per detik dengan jangkauan efektif hingga 4 kilometer.

Hebatnya lagi, amunisi Skyshield menggunakan Advanced Hit Energy and Destruction (AHEAD) yang merupakan peluru tipe airbursting atau pecah di udara.

Yang semakin membuat kamu melongo adalah senjata ini dilengkapi peluru yang memiliki dua varian, yaitu ADV (Air Defence Variant) dan IFV. Amunisi ADV di tiap ujungnya menimpat 152 sub proyektil atau pellet berbahan tungsten yang setiap pellet memiliki berat 3,3, gram.

Peluru ini dapat menembus bodi aluminum  pesawat, tempur, helikopter, dan rudal. Sistem ini menggunakan SFCU (Skyshield Fire Control Unit). Tiga unit SFCU akan membentuk satu baterai, atau lebih.

Komponen yang terdiri dari setiap SFCU adalah dua kubah kanon Skyshield 35 mm, satu sensor atau radar, dan satu command post (CP) yang independen. Kemampuan menjejak sasaran terbagi dalam dua radius, yaitu 12 kilometer untuk elevasi -5 sampai 70 derajat, dan 20 kilometer untuk elevasi -5 sampai 42 derajat.

Selain bekal sistem radar, SFCU juga masih dilengkapi dengan system elektro optik guna mengindetifikasi setiap sasaran. Sistem elektro optik ini sendiri terdiri dari kamera infra merah, kamera TV, laser range finder, dan distance measuring device.

Kelebihan dari SFCU ini memiliki backup penjejak ketika mendapat jamming lawan. Meski salah satu SFCU dihancurkan musuh, jaringan Skyshiel masih tetap akan dioperasikan.

Bagaimana menurutmu?

More From: Berita Menarik