Wow Ini Fakta Mengejutkan Pasukan Elit Filipina Dibantai Habis Habisan Hingga Banyak Yang Tewas Oleh Abu Sayyaf


fakta-fakta-pasukan-elite-filipina-dihabisi-abu-sayyaf

Palingseru.com – Baru – baru ini  militer Filiphina dikabarkan telah menerjunkan pasukan elite mereka dengan tujuan untuk menemukan markas Abu Sayyaf . Para militer Filiphina ini ditugaskan untuk membebaskan 18 sandera yang seluruhnya warga asing, termasuk 10 WNI. Dalam pembebasan korban sandera itu , mereka melakukan pencarian  selama dua minggu di Pulau Jolo, Basilan.

Namun ternyata , pencarian yang dilakukan itu tidaklah semulus yang dipikirkan. Dalam aksinya , mereka ternyata  diawasi betul oleh kelompok militan saat perjalanannya menuju markas Abu Sayyaf.

Dan tragisnya , ketika para militer Filiphina telah sampai di dekat markas Abu Sayyaf, mereka langsung diserang oleh pasukan militan bahkan mereka dibantai habis – habisan .

Dalam aksi penyergapan itu , 18 Tentara tewas, empat di antaranya dipenggal dan 53 anggota pasukan lainnya berhasil lolos, meski mengalami luka tembak. Sedangkan dari pihak Abu Sayyaf, dilaporkan lima militan tewas.

Dibalik aksi penyergapan itu , ada  beberapa fakta-fakta pasukan elite Filipina dihabisi kelompok militan Abu Sayyaf. Seperti yang dilansir dari Merdeka.com, inilah dia diantaranya :

1. Dihabisi dalam perjalanan ke medan tempur

Dalam perjalanan hendak menuju markas abu sayyaf , pasukan militer Filiphina tewas saat adanya aksi penyergapan dari pihak Abu Sayyaf. Hal ini diungkapkan langsung oleh Juru bicara militer Filipina. Dia menduga ada seratusan militan yang menembak seluruh pasukan. Para penyerang itu terlindungi dengan baik oleh dataran tinggi.

Baca juga : Indonesia Akhirnya Menyerah Pada Abu Sayyaf, Dan Ini yang Akan Dilakukan Untuk Bebaskan WNI

“Pasukan kami sedang akan menyerbu mereka. Di perjalanan kami disergap. Musuh berada di dataran tinggi jadi pasukan kami yang berusaha berlindung masih terkena berondongan peluru dan bom,” kata juru bicara militer wilayah Basilan, Kolonel Benedict Manquiquis, kepada stasiun radio DZRH.

2. Tentara yang dihabisi adalah pasukan elite

Dalam laporan Juru bicara militer Filiphina dikabarkan jika para tentara yang berasal dari pasukan elite lah yang menjadi korban aksi penyergapan oleh pihak Abu Sayyaf. Bahkan mereka berhasil dibantai habis – habisan oleh para militan. Mayoritas pasukan elite itu berasal dari Batalion Khusus Ke-4 dan Batalion Infanteri ke-44.

Pasukan Batalion Khusus Ke-4 ini merupakan bagian dari pasukan penerjun payung atau lintas udara. Pasukan ini berada di bawah komando Pasukan Resimen Khusus. Pasukan elite ini berdiri pada 1960-an oleh Kapten (Inf) Fidel V Ramos, sekaligus komandan pertama di pasukan tersebut. Pasukan ini dilatih melalui Operasi Perang Non-konvensional dan Operasi Perang Psikologis, bahkan dilatih langsung oleh Pasukan Khusus AS yang dikenal dengan Baret Hijaunya.

Sementara Batalion Infanteri ke-44 berada di bawah komando Divisi Regular Pertama, yang juga dikenal dengan nama Divisi Tabak. Pasukan ini terbentuk sejak 5 Mei 1936, serta ikut terlibat dalam pertempuran melawan Pasukan Jepang di kawasan Pasifik.

Dari dulu , pasukan Batalion ini diterjunkan untuk mengatasi pemberontakan dan terorisme, utamanya kelompok militan Moro.

3. Bertempur selama 10 jam

Dalam aksi pencarian para WNI yang disandra di markas Abu Sayyaf, 53 anggota pasukan yang lolos dari aksi penyergapan pun terus mendapatkan banyak rintangan. Mereka terus – terusan harus melewati terjangan peluru dan bom dari militan Abu Sayyaf. Mereka bahkan harus bertempur selama 10 jam, hingga menewaskan 18 orang rekannya di tangan musuh.

Juru bicara militer Filipina Wilayah Mindanao Barat Mayor Filemon mengatakan jika baku tembak terjadi sekitar 07.55 waktu setempat. Tan juga mengatakan pasukan militer dari Batalion Infanteri 44 dan Pasukan Khusus ke-4 sedang dalam operasi untuk pembebasan sandera (termasuk 10 WNI) ketika mereka disergap sekitar 120 anggota Abu Sayyaf yang dipimpin Isnilon Hapilon, pria paling dicari pemerintah Amerika Serikat. Pertempuran sengit sejak Sabtu pagi itu berakhir sekitar pukul 17.30 waktu lokal.

Nah, itulah dia beberapa fakta mengejutkan pasukan elit filiphina dibantai habis – habisan oleh militan Abu Sayyaf.

Lihat juga : 3 Kisah Mengerikan Dari Mantan Sandra Abu Sayyaf


Like it? Share with your friends!