Kisah Ulama Besar yang Akhirnya Meninggal dalam Keadaan Kafir Setelah 70 Tahun Taat Beribadah


iblis_20151018_162421

Palingseru.com – Beribadah merupakan salah satu kewajiban yang wajib dilakukan oleh setiap umat beragama. Namun kali ini ada sebuah kisah ulama yang begitu memilukan.

Kenapa ? sebab selama 70 tahun dia beribadah dan menjalankan agama dengan tekun , tetapi pada akhirnya dia meninggal bukan secara khusnul khotimah melainkan meninggal dalam keadaan kafir lantaran disesatkan oleh jin.

Jin atau setan adalah mahluk yang suka menjerumuskan manusia ke dalam hal yang buruk. Seperti yang ada pada QS Al-Hasyr, ayat 16

“(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) syaitan ketika dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata:“Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta Alam”.

Dalam ayat tersebut jelas menceritakan sesosok syaitan yang menampilkan banyak wajah dan melakukan berbagai upaya dan tipu daya untuk membuat manusia menentang Allah dan menjadi kafir hingga nyawa merenggut dari badan.

Kembali pada kisah ulama yang mati akibat disesatkan setan. Ulama tersebut adalah Ulama’ besar pada masa Bani Israil yang mati dalam keadaan kafir, karena godaan syaitan atau jin ifrit.

Tahukah kamu siapa jin Ifrit itu ? Jin Ifrit adalah jin yang digambarkan memiliki tingkat kecedasan dan kebadian hingga hari kiamat dia adalah setan yang menjadi penggoda dan mengkafirkan manusia. Ifrit (cerdik) atau jin Ifrit dianggap sebagai makluk tuhan dari bangsa jin yang menunjukkan kemurtadaannya, membenci manusia yang taat dan beribadah, dan hidup hingga akhir zaman.

Baca juga : Aneh Ulama ini Keluarkan Fatwa yang Isinya Membolehkan Mengintip Tunangan Saat Mandi

Dan kisah ulama yang mati akibat jin Ifrit ini  terjadi pada masa Bani Israil, hari-harinya ia habiskan di tempat peribadatan. Awal mula ceritanya ketika setiap do’anya cepat diijabah oleh Allah SWT, bahkan sudah sekian banyak orang yang menderita penyakit kronis sembuh berkat do’a darinya.

Ulama besar ini juga memiliki ketaatan yang begitu patuh . Dan ini membuat jin Ifrit geram dan ingin menghancurkannya. Jin tersebut pun mengumpulkan setan-setan Laknatullah Alaihim, untuk mencari siapa yang sanggup menghancurkan musuh ulama besar itu. Para jin ini pun memulai percakapan dan kisahnya seperti yang dikutip dari tribunnews.com (21/4).

Iblis berkata:

“Siapa diantara kalian yang sanggup menghancurkan (fitnah) Barshishah. Dia adalah orang yang telah melemahkan misi kita untuk menghancurkan anak cucu Adam?

Tampillah Ifrit yang menjadi pemimpin para setan. Ia menjawab: Aku sanggup menghancurkan Barshishah dan apabila aku gagal, maka aku tidak akan menjadi pemimpin lagi”.

Iblis berkata: “Kalau begitu Barshishah adalah urusanmu”.

Ifrit kemudian pergi ke istana seorang raja Bani Israil yang memiliki putri berparas cantik nan jelita. Pada saat Ifrit datang keistana, sang putri yang rupawan itu sedang berkumpul dengan keluarga besarnya, kemudian Ifrit menjadikan dia gila dengan tanpa sebab, sehingga keluarganya tersontak kaget melihat perubahan sikap sang putri yang tidak diketahui sebabnya itu.

Dan sampai beberapa hari sang putri tidak kunjung sembuh dari penyakit aneh yang dideritanya. Kemudian setan mendatangi istana dengan wujud manusia, dan menyarankan untuk membawa tuan putri pada seorang ulama’ besar, yaitu Barshishah.

Tanpa pikir panjang keluarga istana menyetujui saran orang yang tidak dikenal itu, dan membawa tuan putri ketempat ulama’ besar yang disarankan olehnya. Setelah sampai di sana, ulama’ besar itu langsung berdo’a, dan seketika itu tuan putri sembuh total kemudian dibawa pulang ke istana.

Sesampai di istana penyakit tuan putri kembali lagi, seperti hari-hari sebelumnya. Kemudian Ifrit dan konconya setan mendatangi keluarga istana dan berkata:

“Kalau tuan putri ingin sembuh dari penyakitnya, bawa dia pada ulama’ tadi, dan tinggalkan tuan putri sendiri di sana, agar ulama’ itu dapat mengontrol perkembangan dan perubahannya.

Mendengar perkataan Jin Ifrit itu , keluarga besar istanapun menyetujui sarannya, dan membawa tuan putri ketempat ulama’ besar tadi untuk meninggalkan tuan putri di sana, tapi ulama’ itu tidak mau kalau tuan putri tinggal sendiri di tempatnya tanpa ada yang menemani. Keluarga besar istana memaksa dan meninggalkan tuan putri begitu saja di tempat ulama’ besar yang terkenal sakti itu.

Setiap kali Barshishah memberi makan tuan putri, dia tidak pernah sedikitpun melihat wajahnya, kejadian ini berjalan sampai beberapa hari.

Lihat juga : MAHASISWA INI NEKAT LAMAR PUTRI ULAMA BESAR, NAMUN JAWABAN SANG ULAMA TERNYATA MEMBUAT IA TERKEJUT

Pada suatu hari ketika Barshishah hendak memberi makan, dia melihat wajah tuan putri. Barshishahpun berdecak kagum melihat kecantikannya, karena sebelumnya dia tidak pernah melihat wajah secantik itu. Kemudian muncul keinginan syahwat. Dia kemudian dia mendekati tuan putri kemudian menghamilinya.

Setan mendatangi Barshishah dan berkata: Kamu telah menghamili tuan putri, tidak ada yang dapat menyelamtkanmu dari hukuman raja, kecuali mengubur tuan putri di tempatmu. Dan apabila keluarganya datang bertanya, bilang saja tuan putri tidak bisa diselamatkan, akhirnya dia meninggal dunia, mereka pasti mempercayaimu.

Barshishah yang kehilangan akal sehatnya kemudian meyembelih tuan putri dan menguburya, kemudian keluarga istana datang untuk menanyai kabar tuan putri, Barshishah menjawab seperti yang disarankan setan, dan akhirnya keluarga istanapun mempercayainya.
Menurut pendapat yang lain, ketika Barshishah ditanya oleh keluarga istana, dia menjawab: Tuan putri sudah sembuh dari penyakitnya, dan dia langsung kembali ke istana.

Sejak itulah , si keluarga istanapun mempercayainya dan kembali ke istana untuk mencari tuan putri, sesampainya di istana mereka tidak menemukan tuan putri. Kemudian setan datang dan berkata: Sebenarnnya ulama’ besar itu telah menghamili tuan putri, karena dia takut ketahuan, maka dia menyembelih dan mengubur tuan putri di tempatnya.

Raja beserta rombongan istana mendatangi tempat ulama’ besar itu, dan menggali kuburan tuan putri, ketika jasadnya diambil, dilehernya terdepat bekas sembelihan.

Melihat kejadian ini, rajapun murka dan menyeret ulama’ besar itu ke istana kemudian menyalibnya. Pada saat situasi seperti itu, setan datang dan berkata: Aku bisa melepaskanmu dari hukuman ini, jika kamu besedia sujud kepadaku, aku akan mengatakan kepada Raja, sebenarnya yang membunuh tuan putri bukan kamu, tapi orang lain. Barshishah menjawab: Bagaimana aku bisa sujud dalam keadaan seperti ini?

Setan menjawab: Cukup isyarah dengan kepalamu, yang penting kamu niat sujud kepadaku. Ketika Barshishah bersujud, setan berkata: Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu. Allah s.w.t. berfirman:

(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta Alam”. (al-Hasyr: 16).

Mungkin kamu masih bertanya – tanya kenapa jin Ifrit ini bisa menjadi jin yang paling jahat ? Jin ifrit menjadi jahat dan melawan perintah Tuhannya ketika ifrit diperintahkan untuk sujud kepada manusia pertama yaitu Nabi Adam AS. Sejak saat itulah jin ifrit mulai berusaha menghancurkan hidup manusia setelah mendapatkan persetujuan dari Allah SWT.

Allah pun sudah menerangkan bagaimana kekuartan Jin Ifrit.
“Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: “Ini termasuk karunia Rabbku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Rabbku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.” (QS. An Naml: 39-40).

Yang lebih parahnya lagi jika Jin Ifrit telah banyak melakukan berbagai macam intimidasi baik secara halus maupun secara kasar dengan kelebihan , kehebatan dan kejahatannya seperti :

  • Mampu bergerak sangat cepat pindahkan benda dengan membawa suatu benda yang sangat besar nan berat. Hal tersebut adalah sesuatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan oleh manusia normal kecuali telah menguasai ilmu pengetahuan tertentu yang hingga pada saat ini belum bisa dilakukan.
  • Cerdik Dalam Hal Tipu Daya Memindahkan Benda sesuai dengan kemampuannya pada dimensi yang berbeda sehingga tidak dapat terlihat oleh mata manusia. Kemudian setelah berbicara barulah tabir yang menutupi objek besar tersebut dibuka dengan menggunakan teknologi canggih milik bangsa jin.Jin yang jahat (setan) adalah makhluk gaib yang tidak bisa dipercaya sama sekali ucapannya dan hanya nabi saja yang bisa tahu kebenaran dari suatu perkataan jin setan.

Begitulah kisah ulama besar yang meninggal selama 70 tahun beribadah dan pada akhirnya meninggal dalam keadaan kafir akibat disesatkan oleh jin.

Nauzubillah minzalik .

Lihat juga :

More From: Taukah Kamu